Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

» » » Penarikan Nomor Urut Calon Rektor Unhas, Budu Nomor 2, Farida Nomor 1, Jamaluddin Nomor 3


Pedoman Karya 1:17 AM 0

 NOMOR URUT. Prof Budu (paling kiri), mendapatkan nomor urut 2, Prof Farida Patittingi (tengah) mendapat nomor urut 1, sedangkan Prof Jamaluddin Nyompa mendapatkan nomor urut 3, pada Penarikan Undian Nomor Urut Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026, di Ruang Rapat A, Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas, Selasa, 25 Januari 2022. Pemilihan rektor akan dilangsungkan pada kamis, 27 Januari 2022. (ist)

 

Selasa, 25 Januari 2022

 

 

Penarikan Nomor Urut Calon Rektor Unhas, Budu Nomor 2, Farida Nomor 1, Jamaluddin Nomor 3

 


Pemilihan Rektor Dilangsungkan Kamis, 27 Januari 2022

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Budu, mendapatkan nomor urut 2 pada Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Periode 2022-2026, pada Penarikan Undian Nomor Urut Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026, di Ruang Rapat A, Lantai 4 Gedung Rektorat Unhas, Selasa, 25 Januari 2022.

Nomor urut 1 didapatkan oleh Dekan Fakultas Hukum, Prof Farida Patittingi, sedangkan nomor urut 3 jatuh ke tangan Prof Jamaluddin Nyompa (Guru Besar Ilmu Kelautan). 

Rapat Rapat Persiapan Proses Pemilihan dengan agenda Penarikan Undian Nomor Urut Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026, dipimpin Ketua Panitia Pemilihan Rektor (P2R) Prof Syamsul Bahri.

Rapat dihadiri Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas, Komjen Pol (Purn) Dr (HC) Drs Sjafruddin MSi, Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, Ketua Senat Akademik Prof Dadang Ahmad Suriamihardja, serta seluruh anggota Panitia Pemilihan Rektor.

Prof Syamsul Bahri, menjelaskan, Pemilihan Rektor Unhas Periode 2022-2026 digelar melalui Sidang Paripurna Majelis Wali Amanah (MWA) yang akan dihadiri oleh seluruh anggota MWA, Kamis, 27 Januari 2022.

“Akan ada pemaparan dan pendalaman visi misi masing-masing calon rektor sebelum pemilihan. Juga untuk memudahkan proses pemilihan, maka masing-masing calon perlu mempunyai nomor urut,” kata Syamsul Bahri.

Pengundian nomor urut dimulai oleh calon rektor berdasarakan urutan alfabet nama calon rektor. Para calon kemudian mengambil nomor urut secara acak melalui wadah yang telah disiapkan panitia.

Dalam pelaksanaannya nanti, pemilihan rektor akan dihadiri oleh seluruh anggota MWA yang berjumlah 19 orang.

“Sesuai ketentuan, hanya 17 anggota MWA yang mempunyai hak suara dalam pemilihan. Mendikbudristek adalah anggota MWA dengan bobot suara 35 persen dari total. Kami telah berkonsultasi dengan Kementerian, dimana konversi suara menteri setara dengan 9 suara. Artinya, seluruh suara adalah 16 ditambah 9 suara sehingga menjadi 25 suara,” rinci Syamsul Bahri.

Proses pemilihan akan diawali dengan pemaparan kertas kerja oleh masing-masing calon. Kemudian akan berlangsung sesi tanya jawab dari anggota MWA.

“Kita menyepakati acara pemaparan visi misi akan dipandu oleh Prof Irawan Jusuf. Seluruh anggota MWA telah mengkonfirmasi kehadirannya, sementara menteri akan diwakili oleh Kepala Biro SDM Kemendikbudristek,” papar Syamsul Bahri.

Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Palubuhu, memberikan apresiasi terhadap rangkaian proses pelaksanaan pemilihan.

Para calon rektor, katanya, merupakan orang-orang terbaik yang telah berhasil mencapai tahapan tersebut. Dirinya berharap, rektor baru ke depan akan semakin membawa Unhas menjadi lebih baik.

“Saya sangat bangga, karena proses pemilihan rektor berlangsung sangat tenang dan suasana sangat kondusif. Memang ada dinamika, tetapi masing-masing calon menunjukkan karakter tokoh dan kepemimpinan yang santun,” kata Dwia.

Ketua MWA Unhas, Sjafruddin, mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja optimal pada setiap tahapan dan berharap pelaksanaan proses pemilihan berlangsung lancar hingga terpilihnya Rektor Unhas Periode 2022-2026.

“Saya memantau terus proses oleh P2R. Dalam penilaian saya, panitia telah bekerja sangat optimal, menjaga demokrasi, dan mempertahankan sikap obyektif. Ini adalah model Indonesia yang seharusnya menjadi percontohan di Tanah Air,” kata Sjafruddin.


Prof Budu Suara Terbanyak


Sebagaimana diberitakan beberapa waktu lalu, Prof Budu meraih suara terbanyak dalam Penyaringan Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026, di Baruga AP Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa, 14 Desember 2021.

Prof Budu memperoleh 29 suara dari 82 Anggota Senat Akademik Unhas yang memberikan hak suaranya. Suara terbanyak kedua Prof Jamaluddin Nyompa (Guru Besar Ilmu Kelautan) dengan 21 suara, dan suara terbanyak ketiga Prof Farida Patittingi (Dekan Fakultas Hukum) dengan 11 suara.

Lima bakal calon Rektor Unhas lainnya, yaitu Prof Indriyanti Sudirman (memperoleh 2 suara), Prof Armin Arsyad (memperoleh 1 suara), Prof Sumbangan Baja (memperoleh 9 suara), Prof Muhammad Restu (memperoleh 1 suara), serta Prof Abdul Kadir (memperoleh 7 suara). Dari 82 suara, satu suara dinyatakan tidak sah alias batal. (kiya)


-------

Berita terkait:

Prof Budu Raih Suara Terbanyak Penyaringan Calon Rektor Unhas

Dua Perempuan Berpeluang Gantikan Dwia sebagai Rektor Unhas

Armin Arsyad Pendaftar Pertama Calon Rektor Unhas

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply