Dulu Menghina Sekarang Memuji, Dulu Oposisi Sekarang Berteman

“Kita lihat, ada seorang politisi, dulu dia menghina seorang pemimpin dari lawan politiknya dengan mengatakan dia pemimpin bodoh, tidak ada isi otaknya, eh sekarang si politisi ini berbalik memuji,” kata Daeng Nappa’.


------

PEDOMAN KARYA

Sabtu, 30 Desember 2023

 

Obrolan Daeng Tompo’ dan Daeng Nappa’:

 

Dulu Menghina Sekarang Memuji, Dulu Oposisi Sekarang Berteman

 

“Dunia politik ternyata panggung hiburan juga. Banyak sekali hiburan di dunia politik. Banyak lucu-lucunya,” kata Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ saat ngopi pagi di teras belakang rumah Daeng Tompo’.

“Seperti hiburan lawak?” tanya Daeng Tompo’ sambil tersenyum.

“Betul,” jawab Daeng Nappa’.

“Apa contohnya?” tanya Daeng Tompo’.

“Kita lihat, ada seorang politisi, dulu dia menghina seorang pemimpin dari lawan politiknya dengan mengatakan dia pemimpin bodoh, tidak ada isi otaknya, eh sekarang si politisi ini berbalik memuji,” kata Daeng Nappa’.

“Kenapa bisa begitu?” tanya Daeng Tompo’.

“Karena partainya sekarang berkoalisi dengan partai politik pemimpin yang kemarin dihinanya,” jawab Daeng Nappa’ sambil tersenyum.

“Lucu juga di’,” kata Daeng Tompo’ juga sambil tersenyum.

“Ada juga politisi yang dulu oposisi terhadap pemerintah, tapi sekarang berteman mi dan bahkan dia masuk ke dalam pemerintahan yang dulu kerap dia kritik,” kata Daeng Nappa’.

“Lucu juga di’,” kata Daeng Tompo’.

“Jadi apa pun yang terjadi di panggung politik, janganmaki’ baper, janganmaki’ marah, apalagi berkelahi, anggapmi saja itu pertunjukan hiburan, anggapmi lawak, karena kerap terjadi dulu menghina sekarang memuji, dulu oposisi sekarang berteman,” kata Daeng Nappa’.

“Dan apa pun yang terjadi di panggung politik, tidak ada urusan. Yang penting kita bisa ngopi bersama seperti ini,” kata Daeng Tompo’ sambil tertawa dan keduanya pun tertawa-tawa. (asnawin)

 

Sabtu, 30 Desember 2023

 

 

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama