Belum Lama Berjuang Bersama, Kini Kau Pergi Tinggalkan Diriku

“Dia yang pertama kali mengusung pasangan AMIN sebagai pasangan Capres-Cawapres pada Pilpres 2024, sekarang dia juga yang pertama kali meninggalkan AMIN setelah kalah dalam Pilpres. Yang lebih menyakitkan, dia malah langsung bergabung dengan pemenang Pilpres,” tutur Daeng Nappa’.

 

------

PEDOMAN KARYA

Rabu, 01 Mei 2024

 

Obrolan Daeng Tompo’ dan Daeng Nappa’:

 

Belum Lama Berjuang Bersama, Kini Kau Pergi Tinggalkan Diriku

 

“Mau ka’ kurasa bikin lagu berjudul: Belum Lama Berjuang Bersama, Kini Kau Pergi Tinggalkan Diriku,” ungkap Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ saat ngopi siang di teras rumah Daeng Tompo’ usai shalat lohor berjamaah di masjid.

“Kenapa ki’ tiba-tiba mau bikin lagu? Dan sepertinya lagu patah hati. Patah hati ki’kah?” tanya Daeng Tompo’ sambil tersenyum.

“Patah hati ka’ memang kurasa ini,” kata Daeng Nappa’.

“Patah hati kenapa ki’?” tanya Daeng Tompo’ masih sambil tersenyum.

“Anies Baswedan, calon presiden yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres pada Pilpres kemarin, sekarang ditinggalkan begitu saja oleh pimpinan Parpol yang mengusungnya setelah kalah dalam Pilpres, padahal pimpinan parpol itulah yang pertama kali mendeklarasikan pasangan AMIN (Anies – Muhaimin) pada Pilpres 2024,” tutur Daeng Nappa’.

“Maksud ta’ Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem?” tanya Daeng Tompo’.

“Ya itumi, tidak perlu saya sebutkan namanya karena semua orang sudah tahu,” kata Daeng Nappa’ ketus.

“Ada apa dengan Surya Paloh?” tanya Daeng Tompo’.

“Dia yang pertama kali mengusung pasangan AMIN sebagai pasangan Capres-Cawapres pada Pilpres 2024, sekarang dia juga yang pertama kali meninggalkan AMIN setelah kalah dalam Pilpres. Yang lebih menyakitkan, dia malah langsung bergabung dengan pemenang Pilpres,” tutur Daeng Nappa’.

“Oh, jadi itumi kita’ mau bikin lagu patah hati?” tanya Daeng Tompo’ sambil tersenyum.

“Pastilah kita sakit hati,” kata Daeng Nappa’.

“Inilah politik Daeng Nappa’. Sebagian orang berpolitik itu memang orientasinya kekuasaan. Apapun mereka lakukan demi meraih kekuasaan. Kemarin musuh, sekarang berteman. Politik juga kadang kejam, sadis, tapi Anies Baswedan belum tentu sakit hati. Saya kira beliau seorang negarawan, punya visi yang jelas, dan pasti bukan orang yang suka baper,” kata Daeng Tompo’.

“Jadi?” potong Daeng Nappa’.

“Jadi janganmaki’ bikin lagu patah hati. Rajin-rajinmaki’ saja ngopi, santaimaki’, buangmaki’sakit hati ta’,” kata Daeng Tompo’ sambil tersenyum. (asnawin)

Rabu, 01 Mei 2024


......

Obrolan sebelumnya:

Pemilu yang Memalukan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama