Dua Dosen dari Malaysia Beri Kuliah Umum di Fakultas Kehutanan Unhas

 



Ahad, 08 Maret 2026

 

Dua Dosen dari Malaysia Beri Kuliah Umum di Fakultas Kehutanan Unhas

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Dua dosen dari Malaysia memberikan kuliah umum di Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Kamis, 05 Maret 2026.

Kedua dosen tersebut yaitu Norashikin Mohd. Fauzi BSc MSc PhD dari Universiti Malaysia Kelantan, dan Assoc. Prof. Dr. Wahizatul Afzan Azmi dari Universiti Malaysia Terengganu.

Dekan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof Mujetahid M, mengatakan, kehadiran narasumber internasional ini menjadi momentum penting untuk memperluas perspektif mahasiswa terhadap isu lingkungan global, serta mendorong kolaborasi riset di bidang kehutanan, serangga, dan ekologi.

Universiti Malaysia Kelantan, Norashikin Mohd. Fauzi, dalam kuliah umumnya memaparkan materi mengenai hubungan serangga dan mikroplastik dalam lingkungan.

Dia mengatakan, mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter yang kini semakin banyak ditemukan di berbagai kompartemen lingkungan, baik di daratan maupun perairan. Mikroplastik dapat berasal dari sumber primer maupun sekunder dan berpotensi mencemari ekosistem secara luas.

“Berbagai penelitian terbaru menunjukkan serangga dapat berinteraksi langsung dengan mikroplastik melalui proses konsumsi, akumulasi dalam tubuh, hingga potensi degradasi plastik oleh beberapa spesies tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa serangga tidak hanya berperan sebagai indikator pencemaran lingkungan, tetapi juga memiliki potensi dalam memengaruhi siklus mikroplastik secara biologis di alam,” tutur Norashikin.

Oleh karena itu, katanya, diperlukan penelitian lanjutan serta pengembangan metode identifikasi yang lebih akurat untuk memahami dampak mikroplastik terhadap ekosistem.

Dosen Universiti Malaysia Terengganu, Wahizatul Afzan Azmi, pada kesempatan yang sama memaparkan materi terkait aplikasi polinator biologis dan teknologi in vitro pada ratu lebah kelulut.

Ia menjelaskan bagaimana ratu kelulut memiliki peran penting dalam memimpin koloni dan mengatur sistem reproduksi. Penelitian yang dilakukan juga membahas proses perkembangan larva ratu, perbedaan karakteristik antara lebah pekerja, jantan, dan ratu, serta proses seleksi jantan berkualitas tinggi yang akan dikawinkan dengan ratu guna menghasilkan koloni yang sehat dan produktif di lapangan.

Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni Fakultas Kehutanan Unhas, Prof Syahidah, menyampaikan pesan kepada mahasiswa untuk mulai meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai dengan langkah sederhana seperti menggunakan tumbler, sebagai bagian dari dukungan terhadap program fakultas bebas plastik sekaligus penguatan komitmen Zona Integritas. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama. (kia)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama