Surat Terbuka kepada Presiden Prabowo dari Pensiunan Perkebunan Nusantara

Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden bapak rakyat, semoga Allah berkenan mengijinkan Bapak Presiden menerima kami. Sukarni MP -

 

-----

PEDOMAN KARYA

Kamis, 28 Mei 2026

                

Surat Terbuka kepada Presiden Prabowo dari Pensiunan Perkebunan Nusantara

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Pensiunan Karyawan Perkebunan Nusantara Indonesia (PPKPNI), Sukarni Mardi, menulis terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, terkait nasib para pensiunan karyawan Perkebunan Nusantara Indonesia.

Dalam surat tersebut, Sukarni mengatakan, para pensiunan karyawan Perkebunan Nusantara Indonesia hingga kini masih ada yang mendapatkan gaji Rp100.000 per bulan.

“Gaji pensiunan karyawan Perkebunan Nusantara Indonesia sekitar 70 persen hanya berkisar Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per bulan,” kata Sukarni.

Para pensiunan karyawan Perkebunan Nusantara Indonesia berulang kali menyampaikan nasib mereka kepada Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan juga kepada Presiden Jokowi, tetapi satu presiden pun tidak ada respons / tanggapan.

“Kami juga pernah menghadap langsung ke DPR RI, tapi hasilnya juga tidak ada respons,” ungkap Sukarni.

Ia berharap melalui surat terbuka di media massa, Presiden Prabowo berkenan menerima mereka di Istana Negara untuk mendengarkan langsung keluhan dan harapan mereka.

Berikut surat terbuka Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Pensiunan Karyawan Perkebunan Nusantara Indonesia (PPKPNI), Sukarni Mardi, kepada Presiden Prabowo.

.....

SURAT TERBUKA

Kepada Yth:

BAPAK PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO

Di Istana Negara JAKARTA.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kami atas nama pengurus pensiunan PTP NUSANTARA yang tergabung dalam Persatuan Pensiunan Karyawan Perkebunan Nusantara Indonesia.(PPKPNI), Nomor Legalitas: AHU-0057189.AH-01.07., Tahun 2016, mohon ijin menghadap Bapak Presiden Prabowo guna menyampaikan nasib kami yang hidup di bawah garis kemiskinan (terima pensiunan dari Rp100.000 – Rp500.000 / bulan). Sangat tidak layak.

Dari jumlah kurang lebih 495.500 orang purnabakti, di sekitar 70 persen terima pensiun Rp100.000 s/d Rp500.000 per bulan.

Berulang kali kami menyampaikan nasib kami untuk perbaikan, sejak Presiden SBY sampai Presiden Jokowi, namun satu presiden pun tidak ada respons / tanggapan.

Juga pernah menghadap langsung ke DPR RI, hasilnya juga tidak ada respons.

Tanggal 02-06-2025, melopor Mas Wappres, Nomor Tiket: 9500292. Hingga saat ini belum ada realisasinya

Oleh karena itu, dengan Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden bapak rakyat, semoga Allah berkenan mengijinkan bapak presiden menerima kami.

 

Madiun, 28 Mei 2026

Hormat kami,

 

Sukarni MP

Nik.7306071111490001.

(Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Pensiunan Karyawan Perkebunan Nusantara Indonesia / PPKPNI)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama