![]() |
| “Aih, kalau saya tidak cukur ki, gatal ki belah. Tidak rata juga tumbuhnya. Kayak janggut Pancasila, lima lembar ji yang tumbuh,” jawab Daeng Nappa’ sambil tersenyum. (int) |
-----
PEDOMAN KARYA
Senin, 18 Mei 2026
Obrolan Daeng
Tompo’ dan Daeng Nappa’:
Sepuluh
Hari Tidak Cukur Kumis dan Janggut
“Setiap berapa hari ki’ cukur
kumis?” tanya Daeng Tompo’ kepada Daeng Nappa’ saat jalan bareng seusai shalat
subuh berjamaah di masjid.
“Setiap hari,” jawab Daeng Nappa’.
“Janggut juga?” tanya
Daeng Tompo’ lagi.
“Janggut juga,” jawab Daeng Nappa’.
“Bagaimana kalau tidak cukur ki’ kumis
dan janggut selama sepuluh hari?” tanya Daeng Tompo’.
“Aih, kalau saya tidak cukur ki,
gatal ki belah. Tidak rata juga tumbuhnya. Kayak janggut Pancasila, lima lembar
ji yang tumbuh,” jawab Daeng Nappa’ sambil tersenyum.
“Jadi bagaimana mi kalau kurban ki’?”
tanya Daeng Tompo’.
“Maksudnya?” Daeng Nappa’ balik
bertanya.
“Kalau kita’ berkurban kan
disunnahkan tidak cukur rambut mulai satu Dzulhijjah sampai hewan kurban kita
disembelih,” kata Daeng Tompo’.
“Oh iye’ di’,” ujar Daeng Nappa’
sambil tersenyum.
“Hari ini kan sudah tanggal satu
Dzulhijjah, berarti mulai hari ini sampai sepuluh hari ke depan, sampai hewan
kurban kita disembelih, kita sebaiknya tidak cukur,” kata Daeng Tompo’.
“Anu.....,” kata Daeng Nappa’
menggantung ucapannya.
“Anu apa?” tanya Daeng Tompo’.
“Tidak kurban ka’ tahun ini,” jawab
Daeng Nappa’ sambil tersenyum.
“Kenapa ki’ tidak kurban?” tanya
Daeng Tompo’.
“Kalau kita berkurban, kan harus
ada uang. Kita’ ini, untuk kebutuhan harian saja kadang-kadang susah,” jawab Daeng
Nappa’ masih sambil tersenyum.
“Ya, ya, ya..,” kata Daeng Tompo’ sambil
manggut-manggut (asnawin)
Senin, 18 Mei 2026
.......
Keterangan:
Setiap berapa hari ki’ cukur kumis?
= Setiap berapa Anda mencukur kumis?
Bagaimana kalau tidak cukur ki’ kumis = Bagaimana
kalau Anda tidak cukur kumis...
kalau saya tidak cukur ki, gatal ki
belah = kalau saya tidak cukur, rasanya gatal
lima lembar ji yang tumbuh = hanya
lima lembar yang tumbuh
Jadi bagaimana mi kalau kurban ki’?
= Jadi bagaimana mi kalau Anda berkurban?
Tidak kurban ka’ tahun ini = Saya
tidak berkurban tahun ini
Kenapa ki’ tidak kurban? = Mengapa Anda
tidak berkurban?
