-------
Selasa, 14 Juli 2026
Kebakaran di Tanete Rilau, Pujananting, dan Soppeng Riaja, Kerukunan Keluarga Barru Salurkan Bantuan
BARRU, (PEDOMAN KARYA). Kabupaten Barru ditimpa musibah kebakaran pada tiga lokasi
berbeda dalam dua har berturut-turut, Selasa dan Rabu, 7-8 Juli 2026.
Tiga lokasi kebakaran itu
ialah di Lingkungan Juppai, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, di Dusun
Labaka, Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Pujananting, serta di Mangkoso, Kecamatan
Soppeng Riaja.
Pemerintah Kabupaten Barru dan
berbagai pihak telah turun ke lapangan memberikan bantuan, termasuk Kerukunan
Keluarga Daerah Barru (KKDB).
KKDB menyalurkan bantuan
kepada korban kebakaran di Lingkungan Juppai, Kelurahan Tanete, Kecamatan
Tanete Rilau, Senin, 13 Juli 2026.
Kebakaran di Lingkungan Juppai,
Desa Tanete ini menimpa warga bernama Siti Syamsiah. Rumah dan barang berharga
miliknya hangus dilalap api.
Emas seberat 13 gram,
sertifikat rumah, sertifikat empang, tiga unit sepeda motor, serta seluruh
perabot rumah tangga hangus jadi abu. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 250
juta.
Rombongan KKDB dipimpin
langsung Ketua Umum Tahir Burhan, didampingi Sekjen Mas’ud Muhammadiah, Bendahara
Ismail Iskandar, sejumlah pengurus. Sebelum ke lokasi, mereka disambut Camat
Tanete Rilau, Lurah Tanete, dan Kepala Lingkungan Juppai.
Dalam kunjungan tersebut, KKDB
menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada keluarga
korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak
sekaligus meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi cobaan.
Ketua Umum KKDB Tahir Burhan,
mengatakan, organisasi yang dipimpinnya selalu berupaya hadir di tengah
masyarakat, terutama saat ada warga yang mengalami musibah.
“Musibah adalah ujian yang
tidak pernah diharapkan siapa pun. Karena itu, kami hadir untuk memberikan
dukungan moril sekaligus bantuan sebagai wujud kepedulian keluarga besar KKDB
kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Tahir.
Ia berharap bantuan yang
disalurkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga korban meski tidak mampu
menggantikan seluruh kerugian yang dialami.
“Semoga keluarga diberikan
kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini. Kami juga
berharap semakin banyak pihak yang ikut memberikan perhatian sehingga proses
pemulihan dapat berjalan lebih cepat,” kata Tahir.
Camat Tanete Rilau, Andi Tjaya
Jibu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran KKDB yang telah
menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Menurutnya, bantuan yang
diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi dukungan moral yang
sangat berarti bagi keluarga korban agar tetap semangat menjalani masa-masa
sulit.
“Kami mengapresiasi langkah
KKDB yang begitu cepat hadir membantu masyarakat. Kepedulian seperti ini sangat
dibutuhkan karena penanganan pascakebakaran memerlukan sinergi antara
pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat,”
ungkap Andi Tjaya Jibu.
Ia berharap semangat gotong
royong dan solidaritas sosial terus terjaga sehingga masyarakat yang mengalami
musibah tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan.
Kunjungan diakhiri dengan
penyerahan bantuan secara langsung kepada keluarga korban serta doa bersama
agar keluarga diberikan ketabahan dan kemudahan untuk kembali bangkit setelah
musibah yang dialami. (mm)
