Tidak Jadi Pengajian Gara-gara Piala Dunia

“Dari rumahnya saudara. Disanaka’ bermalam. Tadi saya singgah di warkop depan masjid jalan poros. Kebetulan banyak sekali orang nonton bola. Siaran langsung Piala Dunia,” kata Daeng Tompo’. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)   

 

-----

PEDOMAN KARYA

Ahad, 12 Juli 2026

 

Obrolan Daeng Tompo’ dan Daeng Nappa’:

 

Tidak Jadi Pengajian Gara-gara Piala Dunia

 

“Dari manaki’? Tadi tidak adaki’ shalat subuh di masjid?” tanya Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ saat ngopi di teras belakang rumah Daeng Tompo’.

“Dari rumahnya saudara. Disanaka’ bermalam. Tadi saya singgah di warkop depan masjid jalan poros. Kebetulan banyak sekali orang nonton bola. Siaran langsung Piala Dunia,” kata Daeng Tompo’.

“Jadi nonton ki’ juga?” tanya Daeng Nappa’.

“Yah, nonton. Kebetulan di situ adaki juga Ustadz Daeng Nompo’. Jadi sama-samaka’ nonton,” kata Daeng Tompo’.

“Ustadz Daeng Nompo’ Pak Ketua?” tanya Daeng Nappa’.

“Iye’,” jawab Daeng Tompo’.

“Dia sengaja ke warkop untuk nonton bola?” tanya Daeng Nappa’.

“Tidak. Dia juga singgah. Dia tadinya mau ke masjid di kampung untuk mengisi pengajian. Di perjalanan, dia dapat telpon dari pengurus masjid bahwa pengajian tidak jadi diadakan dan ditunda,” kata Daeng Tompo’.

“Kenapa tidak jadi?” tanya Daeng Nappa’.

“Pengajian tidak jadi dan ditunda ke pekan berikutnya karena bersamaan siaran langsung Piala Dunia. Penundaan itu atas permintaan jamaah,” ungkap Daeng Tompo’ sambil tersenyum.

“Luar biasa. Tidak jadi pengajian gara-gara Piala Dunia,” kata Daeng Nappa’ juga sambil tersenyum. (asnawin)

 

Ahad, 12 Juli 2026


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama