-----
Selasa, 07 Juli 2026
Unhas Kini Miliki Lima Wakil Rektor
Penambahan Wakil Rektor Cermin Perluasan Mandat
Universitas
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA).
Universitas Hasanuddin kini memiliki lima wakil rektor. Kelima wakil rektor
tersebut dilantik bersama para dekan dan sejumlah pejabat lainnya oleh Rektor
Unhas Prof Jamaluddin Jompa, di Baruga AP Pettarani Kampus Unhas Tamalanrea,
Makassar, Selasa, 07 Juli 2026.
Ke-5 wakil rektor tersebut yaitu Prof
Muhammad Ruslin, sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof
Subehan, sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Prasarana.
Prof Farida Patittingi, sebagai Wakil
Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Pengembangan Talenta, dan Kesejahteraan, Prof
Suharman Hamzah, sebagai Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan
Kealumnian, serta Prof Amir Ilyas, sebagai Wakil Rektor Bidang Inovasi dan
Pengelolaan Usaha.
Pejabat lain yaitu Prof Dr Eng. Amiruddin,
sebagai Sekretaris Universitas. Kemudian para dekan yaitu Prof Hamzah Halim, sebagai
Dekan Fakultas Hukum, Prof Dr. Phil. Sukri, sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial
dan Ilmu Politik.
Prof Syahdar Baba, sebagai Dekan Fakultas
Peternakan, Ansariadi SKM MScPH PhD sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat,
drg. Erni Marlina, Ph.D, sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Gigi, Irfan
Sugianto, drg., M.Med.Ed, PhD, Sp.RKG sebagai Dekan Fakultas Vokasi, dan Prof.
Sukri SKM MKes MScPH PhD sebagai Dekan Sekolah Pascasarjana.
Pejabat lembaga dan badanyang dilantik
yaitu Prof Dr Syamsuddin SE Ak MSi CA sebagai Ketua Satuan Pengawasan Internal,
Prof. dr. Muhammad Nasrum Massi, sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan
Pengabdian Masyarakat, Prof Rini Rachmawaty, sebagai Ketua Lembaga Penjaminan
Mutu dan Pengembangan Pendidikan.
Prof Muhammad Niswar, sebagai Ketua
Lembaga Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial, Prof Dr Dahlang T, SSi MSi,
sebagai Wakil Ketua Bidang Penelitian pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian
Masyarakat.
Prof Muhammad Arsyad sebagai Wakil Ketua
Bidang Pengabdian Masyarakat pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,
Prof Kasbawati, sebagai Wakil Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan
Pendidikan, serta Prof Adi Maulana, sebagai Direktur Eksekutif Global Research
Institute.
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa
mengatakan, penambahan jumlah wakil rektor dari empat menjadi lima mencerminkan
perluasan mandat universitas dalam merespons tantangan pendidikan tinggi yang
semakin kompleks.
Selain itu, Unhas membentuk sejumlah unit
strategis baru, di antaranya Lembaga Transformasi Digital dan Kecerdasan
Artifisial, serta Executive Global Research Institute. Kedua lembaga ini
diharapkan menjadi motor penggerak transformasi akademik, penguatan riset, dan
internasionalisasi universitas.
Kehadiran lembaga yang berfokus pada
transformasi digital dan kecerdasan artifisial merupakan langkah strategis
menghadapi perubahan zaman. AI merupakan dimensi baru yang meliputi hampir
seluruh aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, kesehatan, industri, hingga
pelayanan publik.
“Teknologi ini akan membentuk cara kita
belajar, bekerja, melakukan riset, hingga melayani masyarakat. Karena itu,
Unhas harus menjadi pemain sekaligus pencipta tren, bukan sekadar mengikuti
perkembangan,” ungkap Prof JJ, sapaan akrab Prof Jamaluddin Jompa.
Melalui transformasi tersebut, Unhas
menargetkan integrasi kecerdasan artifisial dalam ekosistem pendidikan,
penelitian, tata kelola, serta layanan kampus. Langkah ini sekaligus menjadi
fondasi dalam membangun universitas yang lebih modern, adaptif, dan berbasis
teknologi.
Prof. JJ
juga menekankan bahwa penguatan kelembagaan harus diikuti dengan
peningkatan dampak nyata hasil riset dan inovasi. Produk-produk yang dihasilkan
sivitas akademika, menurutnya, tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah atau
laboratorium, tetapi harus mampu ditransformasikan menjadi solusi yang
memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Hasil riset harus sampai ke hilir.
Inovasi yang kita lahirkan harus berkontribusi terhadap kesejahteraan
masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjawab persoalan nyata yang
dihadapi bangsa,” tegasnya.
Untuk mendukung agenda tersebut, Unhas
juga memperkuat fungsi Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan
Kealumnian, serta Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha.
Kedua bidang ini diharapkan mempercepat
kolaborasi dengan pemerintah, industri, dunia usaha, alumni, serta mitra
internasional guna memperluas pemanfaatan hasil riset dan inovasi universitas.
Transformasi kelembagaan ini menjadi
bagian dari visi besar Universitas Hasanuddin dalam membangun perguruan tinggi
yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (kia)
