Pemkab Bulukumba Bangun Masjid Terapung di Pantai Merpati

MASJID TERAPUNG. Pemerintah Kabupaten Bulukumba membangun masjid terapung di Pantai Merpati Bulukumba. Pembangunan masjid ditandai dengan pemancangan tiang pancang pada Senin, 17
Agustus 2026. 


------ 

Selasa, 18 Agustus 2026

 

Pemkab Bulukumba Bangun Masjid Terapung di Pantai Merpati

 

BULUKUMBA, (PEDOMAN KARYA). Pemerintah Kabupaten Bulukumba membangun masjid terapung di Pantai Merpati Bulukumba. Pembangunan masjid ditandai dengan pemancangan tiang pancang pada Senin, 17 Agustus 2026.

Tiang pancang itu nantinya akan berjumlah 76 dan akan mampu menahan hingga 1.000 ton. Masjid terapung tersebut nantinya akan terlihat berada di atas air, baik saat kondisi laut pasang maupun surut. Jarak dari pantai ke bangunan masjid sejauh 100 meter.

Pemasangan tiang pancang pertama tersebut dipantau langsung Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, bersama Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, serta Sekda Muhammad Ali Saleng.

Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf mengatakan, pemasangan tiang pancang menjadi bagian penting dalam pembangunan masjid tersebut karena konsep bangunan yang dirancang berada di atas perairan. Rencananya ada 76 tiang pancang yang akan ditanam untuk menopang bangunan di atasnya.

“ Kalau dalam keadaan surut, lantai masjidnya sekitar 2,5 meter dari air, sedangkan kalau tengah pasang, lantainya sekitar satu meter dari air,” kata Andi Utta, sapaan akrab Andi Muchtar.

Ia menjelaskan, proses pemasangan tiang pancang harus dilakukan secara cermat dan memperhatikan kondisi lokasi pembangunan, karena masjid tersebut dibangun di atas kawasan muara sungai sehingga kekuatan konstruksi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.

Ia berharap keberadaan masjid terapung nantinya dapat menjadi salah satu ikon baru Kabupaten Bulukumba sekaligus menambah daya tarik kawasan Pantai Merpati.

Selain menjadi tempat ibadah, masjid tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata kota Bulukumba untuk menunaikan salat lima waktu.

“Dengan adanya masjid terapung ini, para pengunjung wisata kota Bulukumba tidak lagi kesulitan untuk melaksanakan kewajiban shalat lima waktunya. Ini jadi masjid terapung kedua Bulukumba, setelah yang terbangun di Bira,” kata Andi Utta.

Andi Utta optimis masjid terapung Pantai Merpati ini akan segera terbangun karena dukungan dan swadaya dari berbagai pihak. Dikatakan sejumlah bantuan material telah dilaporkan masuk di panitia pembangunan.

Panitia pembangunan masjid membuka rekening bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan masjid terapung ini.

Adapun Rekening Panitia Pembangunan Mesjid Terapung: Bank BRI: 0253-01-008888-566, serta Bank Sulselbar: 585.251.000.008.8887. 

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Apung Pantai Merpati yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba, Andi Buyung Saputra, beberapa waktu lalu menyampaikan, pembangunan masjid saat ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan sepenuhnya bersumber dari partisipasi masyarakat melalui donasi dan sumbangan para dermawan.

“Pembangunan Masjid Apung Pantai Merpati merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian umat. Olehnya itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi mewujudkan masjid ini melalui donasi ke rekening Panitia Pembangunan Masjid,” ujar Andi Buyung.

Sebelum pelaksanaan pembangunan, pihak panitia telah melakukan penentuan arah kiblat dengan melibatkan Kementerian Agama, Baznas, serta organisasi keagamaan, sebagai bentuk kehati-hatian dan komitmen menjaga kesesuaian syariat dalam perencanaan masjid. (dar) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama