Pulang ke Kopi

orang-orang menyembunyikan diri / dari kepedihan penat kota / mereka ke warkop, kedai, dan kafe / bercengkerama lama-lama / lamat-lamat tenggelam dalam hitamnya kopi / biar tidak terlihat air matanya sepi 

 

------

PEDOMAN KARYA

Sabtu, 05 September 2026

 

PUISI

 

Pulang ke Kopi

 

Karya: Rusdin Tompo

 

orang-orang menyembunyikan diri

dari kepedihan penat kota

mereka ke warkop, kedai, dan kafe

bercengkerama lama-lama

lamat-lamat tenggelam dalam hitamnya kopi

biar tidak terlihat air matanya sepi

 

mereka berkelana sebagai pekerja

membawa koper hatinya nan compang

pada secangkir kopi semuanya tumpah

setangkup harap membuncah

begitu tegukan pertama bersenyawa

kopi bagai ruang pulang

ia setia menerima apa yang datang

 

selalu saja kaki pergi

tetapi pikiran kembali ke kopi

entah dengan siapa

entah tanpa siapa-siapa

kopi adalah misteri diri

di dalam hitamnya nyaman melingkupi

 

Gowa, 01 September 2026

...... 

Rusdin Tompo, lahir di Ambon, 03 Agustus 1968. Menulis puisi, esai, dan reportase. Sudah menerbitkan beberapa buku kumpulan puisi. Merupakan inisiator Komunitas Puisi (KoPi) Makassar, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan.

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama