Bahrur Rahman Hasba dan Wahyuddin Yahya Wisudawan Terbaik Unismuh Makassar

WISUDAWAN TERBAIK. Bahrur Rahman Hasba (berdiri di depan, ketiga dari kiri) didampingi kedua orang tuanya menerima piagam penghargaan sebagai wisudawan terbaik dari Rektor Unismuh Makassar Abdul Rakhim Nanda (kedua dari kiri) yang didampingi Wakil Rektor I Prof Andi Sukri Syamsuri, pada Wisuda Ke-89 Unismuh Makassar, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Selasa, 20 Oktober 2026. (Foto: Humas Unismuh Makassar)    

 

-----

Selasa, 20 Oktober 2026

 

Bahrur Rahman Hasba dan Wahyuddin Yahya Wisudawan Terbaik Unismuh Makassar

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Bahrur Rahman Hasba dan Wahyuddin Yahya ditetapkan sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas pada Wisuda Ke-89 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang digelar di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Selasa, 20 Oktober 2026.

Bahrur Rahman Hasba dari Program Studi Sarjana (S1) Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ditetapkan sebagai Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas Program Sarjana, sekaligus wiudawan terbaik tingkat FKIP. Mahasiswa asal Kabupaten Gowa itu meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,91, dengan skor prestasi 95,58.

Wahyuddin Yahya, lulusan Program Studi Magister (S2) Manajemen ditetapkan sebagai Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas Program Pascasarjana. Mahasiswa asal Kabupaten Takalar memperoleh IPK sempurna, yakni 4,00, dengan skor prestasi 95,98.

Sebagai bentuk apresiasi, Bahrur Rahman Hasba memperoleh beasiswa melanjutkan pendidikan magister dengan biaya universitas. Setelah menyelesaikan studi S2, ia akan diprioritaskan untuk menjadi Dosen Tetap Persyarikatan di Unismuh Makassar.

“Kepada wisudawan berprestasi strata satu tingkat universitas diberikan beasiswa studi lanjut dan diprioritaskan menjadi Dosen Tetap Persyarikatan Unismuh Makassar setelah menyelesaikan studi program strata dua,” kata Prof Andis.

Wahyuddin Yahya memperoleh fasilitas dukungan untuk melanjutkan pendidikan doktoral (S3). Rektor Unismuh Makassar, Dr Abdul Rakhim Nanda, menyampaikan, universitas akan memberikan penguatan kemampuan bahasa kepada Wahyuddin Yahya sebagai persiapan menghadapi seleksi studi S3 di luar negeri.

Unismuh Makassar menetapkan delapan wisudawan berprestasi dari tujuh fakultas dan program pascasarjana.

Penetapan wisudawan terbaik tersebut menjadi bagian dari rangkaian wisuda yang diikuti 1.598 lulusan selama dua hari, Selasa dan Rabu, 20–21 Oktober 2026. Jumlah lulusan terbanyak berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), yakni 402 orang.

Nama-nama wisudawan berprestasi diumumkan oleh Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri, melalui pembacaan Surat Keputusan Rektor Nomor 338 Tahun 1448 H/2026 M tentang Wisudawan Berprestasi Tingkat Fakultas dan Universitas.

Penilaian wisudawan terbaik tidak semata-mata didasarkan pada IPK. Tim seleksi juga mempertimbangkan pemahaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, kemampuan membaca Al-Quran, prestasi akademik, pengalaman organisasi, serta lama studi.

Selain Bahrur Rahman Hasba yang ditetapkan sebagai wisudawan terbaik FKIP dan tingkat univesitas, serta Wahyuddin Yahya yang ditetapkan sebagai wsudawan terbaik program pascasarjana, enam wisudawan terbaik lainnya yaitu Sri Wahyuni, lulusan Program Studi Ilmu Pemerintahan ditetapkan sebagai wisudawan terbaik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Mahasiswa asal Kabupaten Bulukumba meraih IPK 3,75.

Ikbal dari Program Studi Ekonomi Islam ditetapkan sebagai wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)  Mahasiswa asal Kabupaten Bantaeng menyelesaikan pendidikan dengan IPK 3,97.

Ramdayani, lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) ditetapkan sebagai wisudawan terbaik Fakultas Agama Islam (FAI). Mahasiswa asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, memperoleh IPK 3,98.

Putri Awaliyah Aldina dari Program Studi Farmasi ditetapkan sebagai wisudawan terbaik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Mahasiswa asal Kabupaten Bone mencatat IPK 3,80.

Elsa dari Program Studi Budidaya Perairan terpilih sebagai wisudawan terbaik Fakultas Pertanian. Mahasiswa asal Kabupaten Enrekang meraih IPK 3,95.

Nurul Laily, lulusan Program Studi Arsitektur ditetapkan sebagai wisudawan terbaik Fakultas Teknik. Mahasiswa asal Kabupaten Takalar menyelesaikan pendidikan dengan IPK 3,96.

 

FKIP Penyumbang Lulusan Terbanyak


Dalam laporan akademiknya, Rektor Unismuh Makassar, Abdul Rakhim Nanda, menyampaikan bahwa jumlah lulusan Wisuda ke-89 mencapai 1.598 orang, yang berasal dari delapan fakultas dan program pascasarjana.

FKIP menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 402 orang. Posisi berikutnya ditempati FKIK sebanyak 274 orang, disusul Fakultas Teknik dengan 227 lulusan.

Program Pascasarjana meluluskan 211 orang, sedangkan Fakultas Agama Islam menghasilkan 158 lulusan. Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis mencatat 148 lulusan dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 128 lulusan. Fakultas Pertanian meluluskan 50 orang.

Secara keseluruhan, para lulusan mencatat rata-rata IPK sebesar 3,73. Sebanyak 1.165 orang di antaranya memperoleh predikat cumlaude.

Dengan tambahan 1.598 lulusan, jumlah alumni Unismuh Makassar yang tercatat dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi mencapai 84.752 orang. Mereka tersebar dalam berbagai profesi dan bidang pengabdian.

Rakhim menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan yang telah menunjukkan prestasi, integritas, pengabdian, dan keteladanan selama menjalani pendidikan.

“Kepada para lulusan yang memperlihatkan prestasi, integritas, pengabdian, dan keteladanan, kami menyampaikan penghargaan kepada seluruhnya,” ujar Rakhim.

Ia mengingatkan bahwa penghargaan kepada wisudawan terbaik bukan berarti mengurangi nilai perjuangan lulusan lainnya. Setiap mahasiswa, menurut dia, memiliki perjalanan dan tantangan berbeda dalam menyelesaikan pendidikan. (zak)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama