----
PEDOMAN KARYA
Ahad, 11 Oktober 2026
Kisah Driver Ojol:
Dibelikan Nasi Padang
Karya: Asnawin Aminuddin
Jam 10 malam, Daeng Jarre masih ngojek. Dari pagi sampai malam, ia hanya mendapatkan tujuh orderan. Total pendapatannya Rp82.500.
Ia tidak beli nasi padang seperti biasa. Favoritnya nasi + ikan layang. Malam ini ia bertahan tidak makan di warung karena pendapatannya masih kurang dari Rp100 ribu.
"Pulangma' deh. Laparma'. Capekma' juga," kata Daeng Jarre.
Dalam perjalanan pulang menuju rumahnya, tiba-tiba ada orderan masuk. Jarak 4,5 km. Tarif Rp11.300.
"Alhamdulillah, ada tambahan," kata Daeng Jarre.
Ia pun menjemput dan kemudian mengantar penumpangnya. Dalam perjalanan menuju tempat tujuan, si penumpang yang seorang perempuan setengah baya, minta tolong berhenti sebentar di depan warung nasi padang.
"Pak, minta tolong berhentiki' sebentar. Mauka' singgah dulu," kata penumpang.
"Oh iye' Bu," kata Daeng Jarre.
Penumpang itu pun ke warung dan tak lama kemudian kembali dengan membawa dua bungkus nasi padang. Satu bungkus langsung ia berikan kepada Daeng Jarre.
"Rezeki ta' ini Pak. Kebetulan ada rezeki sedikit," kata si penumpang.
"Eh, terima kasih banyak Bu," kata Daeng Jarre.
Dalam hati ia mengucapkan alhamdulillah, ternyata Allah berikan makan malam dengan cara-Nya sendiri.
Daeng Jarre kemudian melanjutkan perjalanan mengantar penumpang ke tempat tujuan. Ternyata rumah si penumpang masuk melewati kanal dan kemudian berbelok masuk ke lorong kecil dan berliku yang tidak bisa dilewati mobil.
"Di sini mi Pak," kata si penumpang dan kemudian menyodorkan uang sebesar Rp15 ribu.
Daeng Jarre kemudian merogoh kantongnya untuk mengambil uang kembalian dari dompetnya.
"Janganmi Pak. Ambilmaki' kembaliannya," kata si penumpang.
"Eh, terima kasih banyak Bu," kata Daeng Jarre.
Setelah mengucapkan terima kasih dan pamit kepada penumpangnya, Daeng Jarre kemudian mencari tempat untuk beristirahat dan kemudian makan dengan lahap.***
