------
24Oktober 2026
Rektor Unhas Jamaluddin Jompa Raih
Penghargaan Kehormatan AFEO
BANDUNG,
(PEDOMAN KARYA). Rektor Universitas Hasanuddin
(Unhas), Prof. Jamaluddin Jompa, meraih AFEO Honorary Fellow Award pada
Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-44
di Bandung, Jawa Barat, Kamis , 22 Oktober 2026.
Penghargaan yang
diserahkan di Pullman Bandung International Convention Centre tersebut
merupakan bentuk pengakuan atas kiprah Prof JJ (sapaan akrab Prof Jamaluddin
Jompa) dalam pengembangan ilmu pengetahuan, profesi keinsinyuran, dan
pembangunan berkelanjutan di Indonesia maupun kawasan ASEAN.
Penganugerahan ini
didasarkan pada nominasi Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan persetujuan 11
organisasi anggota ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO).
Pengakuan tersebut mencerminkan kontribusi lintas bidang, mulai dari akademik
dan riset hingga penguatan profesionalisme insinyur dalam menjawab tantangan
pembangunan.
Di bidang
akademik, Prof. JJ dikenal melalui kiprahnya dalam penelitian ekologi terumbu
karang, konservasi laut, dan pengelolaan wilayah pesisir. Bidang keahliannya
berkaitan erat dengan kebutuhan akan pendekatan ilmiah dan solusi berbasis
teknologi untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus mendukung
pembangunan kawasan pesisir.
Menurut Prof. JJ,
penghargaan tersebut mengingatkan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan
keinsinyuran perlu diarahkan pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat.
“Penghargaan ini
merupakan pengingat bahwa ilmu pengetahuan dan keinsinyuran harus memberikan
manfaat nyata bagi masyarakat. Tantangan pembangunan saat ini membutuhkan
kolaborasi lintas disiplin, agar riset dan inovasi tidak berhenti pada
publikasi, tetapi juga menghasilkan solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat
dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” jelas Prof. JJ.
Di bidang
keinsinyuran, Prof. JJ berkontribusi melalui kepemimpinannya di Persatuan
Insinyur Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan.
Peran ini sejalan
dengan upaya memperkuat kompetensi, etika, dan profesionalisme insinyur agar
mampu menjawab kebutuhan pembangunan, termasuk pada sektor infrastruktur,
teknologi kelautan, dan ketahanan lingkungan.
Sebagai Rektor
Unhas, Prof. JJ mendorong penguatan pendidikan profesi insinyur, riset terapan,
inovasi teknologi, hilirisasi hasil penelitian, serta kemitraan dengan dunia
industri. Upaya tersebut penting untuk mempertemukan kapasitas akademik dengan
kebutuhan di lapangan, sehingga hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi
inovasi yang bermanfaat.
“Bagi Unhas,
penguatan pendidikan, riset, dan inovasi harus berjalan beriringan dengan
kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa keunggulan akademik dapat
diterjemahkan sebagai solusi yang relevan, baik untuk pembangunan nasional
maupun untuk menjawab tantangan keberlanjutan di tingkat global,” tambah Prof.
JJ.
Pengalaman
kepemimpinannya sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, serta Dekan
Sekolah Pascasarjana Unhas turut membentuk perjalanan akademik dan
profesionalnya. Keterlibatannya dalam program nasional COREMAP II juga
merupakan bagian dari kiprahnya dalam pengembangan dan pengelolaan sumber daya
kelautan. (kia)
