-----
Jumat, 23 Oktober 2026
Fakultas Keperawatan Unhas Gelar Edukasi
dan Pemeriksaan Kesehatan di BTP Makassar
MAKASSAR,
(PEDOMAN KARYA). Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas
Keperawatan Universitas Hasanuddin melakukan edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis
terhadap 65 warga masyarakat, di Kompleks Masjid Jannatul Firdaus, Bumi Tamalanrea
Permai (BTP) Makassar, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Program edukasi
dan pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan bagian dari Program CERDAS (Cek
Risiko, Edukasi, Rujuk, Dampingi, Aksi Hidup Sehat, dan Skrining Berkala).
Pemeriksaan
kesehatan meliputi penyakit jantung, diabetes melitus, dan stroke yang memiliki
faktor risiko tetapi dapat dikenali melalui pemeriksaan kesehatan dan deteksi
dini. Namun, risiko tersebut kerap luput dari perhatian ketika seseorang belum
merasakan gejala.
Pemeriksaan
berkala dan pemahaman mengenai pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk
mencegah komplikasi serta mendorong penanganan lebih awal.
Program ini
mengintegrasikan skrining risiko penyakit kardiovaskular aterosklerotik,
diabetes melitus, dan stroke dengan edukasi kesehatan yang mencakup bidang
kardiovaskular, neurologi, dan endokrin.
Melalui program
tersebut, masyarakat memperoleh kesempatan menjalani pemeriksaan kesehatan
sekaligus memahami arti hasil pemeriksaan dan langkah yang perlu dilakukan
untuk menjaga kesehatan.
Ketua Panitia
Program CERDAS, Syahrul, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.MB., menjelaskan, pemeriksaan
meliputi pengukuran antropometri dan indeks massa tubuh (IMT), tekanan darah,
gula darah, serta kolesterol sesuai layanan yang diterima masing-masing
peserta.
Data hasil
pemeriksaan dihimpun untuk membantu mengidentifikasi faktor risiko yang
memerlukan perhatian lebih lanjut.
“Hasil skrining
tersebut merupakan dasar memberikan rekomendasi pemeriksaan lanjutan apabila
ditemukan kondisi yang perlu dievaluasi oleh tenaga kesehatan. Selain
pemeriksaan dasar, program ini mencakup perekaman dan interpretasi
elektrokardiogram (EKG) bagi peserta yang menjalani pemeriksaan tersebut, dan
beberapa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan kepada masyarakat,” jelas Ners
Syahrul.
Program CERDAS
menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan perlu diikuti pemahaman terhadap hasil
skrining dan tindak lanjut yang sesuai. Peserta dengan faktor risiko atau hasil
pemeriksaan yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut diarahkan untuk memperoleh
pemeriksaan lanjutan melalui Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan.
Dengan demikian,
skrining diharapkan sebagai bagian dari proses pencegahan dan pengendalian
penyakit, bukan sekadar pemeriksaan satu kali.
Melalui kegiatan
ini, Unhas turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau
Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga, yakni Kehidupan
Sehat dan Sejahtera.
Integrasi skrining
kesehatan, edukasi, dan rekomendasi tindak lanjut merupakan bagian dari upaya
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit tidak menular
serta mendorong akses terhadap layanan kesehatan yang tepat. (kia)
