----
Sabtu, 03 Oktober 2026
Unhas dan Suleyman Demirel University
Turki Jajaki Pertukaran Mahasiswa dan Tendik
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA).
Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Süleyman Demirel University (SDÜ), Turki, menjajaki
kerjasama pengembangan mobilitas akademik bersama melalui skema Erasmus+ KA171,
antara lain membuka peluang pertukaran mahasiswa dan tenaga kependidikan (tendik)
sekaligus pengembangan kolaborasi akademik antara kedua perguruan tinggi.
Kerja sama dengan Süleyman Demirel
University merupakan tindak lanjut dari MoU Unhas dengan SAMDS. Melalui
jejaring tersebut, SAMDS memfasilitasi Unhas untuk membangun kerja sama dengan
sejumlah perguruan tinggi yang tergabung sebagai anggotanya, termasuk Süleyman
Demirel University.
Dr. Nurmala Sari, Kepala Subdirektorat
Koordinasi Pendidikan Internasional pada Direktorat Inovasi Pembelajaran Unhas,
yang mewakili Unhas dalam kerja sama tersebut, menjelaskan bahwa fasilitasi
melalui jejaring SAMDS merupakan salah satu jalur yang mempertemukan Unhas
dengan SDÜ untuk mengembangkan kerja sama akademik.
“Kerja sama ini merupakan hasil tindak
lanjut MoU Unhas dengan SAMDS. SAMDS memfasilitasi Unhas untuk menjalin kerja
sama dengan berbagai universitas yang bergabung sebagai anggotanya,” jelas Nurmala
Sari.
Salah satu agenda yang diproyeksikan dalam
kerja sama tersebut adalah pertukaran mahasiswa dan staf dengan memanfaatkan
skema pendanaan Erasmus+ KA171.
Skema ini memberikan peluang bagi sivitas
akademika kedua perguruan tinggi untuk menjalani aktivitas akademik di
institusi mitra dalam kerangka mobilitas pendidikan tinggi.
Erasmus+ KA171 merupakan program
pertukaran internasional yang didanai oleh Uni Eropa (European Union) untuk
mendukung mobilitas mahasiswa, dosen, dan staf perguruan tinggi antara
negara-negara Eropa dan negara mitra di luar Eropa, termasuk Indonesia.
Program ini merupakan bagian dari Erasmus+
International Credit Mobility (ICM) yang memungkinkan mahasiswa dan staf
perguruan tinggi memperoleh pengalaman akademik maupun profesional di
universitas luar negeri dalam jangka waktu tertentu.
Peluang kolaborasi juga dapat dikembangkan
pada bidang pendidikan dan penelitian melalui keterlibatan akademisi dari kedua
institusi. Dengan demikian, kerja sama tidak berhenti pada mobilitas, tetapi
dapat diarahkan pada aktivitas akademik bersama sesuai bidang keilmuan yang
dimiliki masing-masing perguruan tinggi.
Pertemuan Unhas dan SDÜ berlangsung pada
26 September 2026 sebagai bagian dari pembahasan tindak lanjut kerja sama kedua
institusi. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membahas peluang mobilitas
mahasiswa dan staf serta kemungkinan pengembangan program akademik bersama. (kia)
