-----
Rabu, 21 Oktober 2026
Unismuh Makassar Jalin 90 Kerjasama
Internasional pada 41 Negara
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA).
Reputasi internasional merupakan cita-cita jangka panjang Universitas
Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang harus diwujudkan melalui capaian terukur
dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
“Reputasi sebuah perguruan tinggi dibangun
melalui kepercayaan terhadap mutu pendidikan, kualitas karya ilmiah, dan tata
kelola kelembagaan. Karena itu, perluasan jejaring internasional harus berjalan
seiring dengan kemampuan universitas menghasilkan ilmu pengetahuan yang
bermanfaat bagi masyarakat,” kata Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abdul Rakhim
Nanda.
Hal ia sampaikan pada pada Wisuda Ke-89 Unismuh
Makassar hari pertama yang digelar di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh,
Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Selasa, 20 Oktober 2026.
“Unismuh Makassar ingin tumbuh sebagai
perguruan tinggi yang memiliki akar keislaman kuat sekaligus terbuka terhadap
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia. Orientasi tersebut
dikembangkan melalui konsep I-GIFt, yakni Integrated, Green, Islamic, and
Futuristic,” kata Rakhim Nanda.
Hingga Oktober 2026, Unismuh mencatat 90
kerja sama internasional yang menjangkau 41 negara. Kemitraan tersebut
dikembangkan melalui penelitian bersama, pertukaran akademik, mobilitas
mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat.
Internasionalisasi juga ditandai kehadiran
mahasiswa dari berbagai negara. Hingga September 2026, sebanyak 49 mahasiswa
internasional mengikuti pendidikan penuh waktu untuk memperoleh gelar akademik.
Selain itu, terdapat 165 mahasiswa
internasional paruh waktu melalui program Makassar Academic and Cultural
Heritage (MACCA).
Kerja sama dengan perguruan tinggi Jepang
menjadi salah satu contoh pengembangan jejaring tersebut. Pada Oktober 2026,
tiga mahasiswa Fakultas Teknik Unismuh mengikuti Sakura Science Program di
Kanazawa Institute of Technology.
Tim Unismuh juga melaksanakan pengabdian
internasional di Chiba bersama mitra perguruan tinggi dan komunitas diaspora
Indonesia.
“Hubungan dengan perguruan tinggi dan
lembaga luar negeri harus menghasilkan kegiatan akademik yang produktif,” tandas
Rakhim.
Penguatan jejaring tersebut didukung
kegiatan penelitian dan pengabdian. Hingga Oktober 2026, Unismuh memperoleh
pendanaan sekitar Rp11,6 miliar untuk 234 kegiatan penelitian dan pengabdian
kepada masyarakat. Sebanyak 55 kegiatan di antaranya merupakan kolaborasi
internasional dengan pendanaan sekitar Rp1,75 miliar.
Produktivitas publikasi ilmiah juga
menunjukkan perkembangan. Jumlah dokumen terindeks Scopus meningkat dari 48
pada 2022 menjadi 193 pada 2025. Hingga awal Oktober 2026, tercatat 151 dokumen
pada tahun berjalan.
Di bidang penjaminan mutu, Unismuh
memiliki 76 program studi, dengan 34 di antaranya telah memperoleh akreditasi
Unggul. Secara kelembagaan, Unismuh juga menyandang Akreditasi Institusi Unggul
dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak 2024.
Rakhim Nanda mengatakan, dalam
pemeringkatan internasional, Unismuh berada pada kelompok 1201–1300 QS Asia
University Rankings 2026.
“Sementara dalam THE Sustainability Impact
Ratings 2026, Unismuh menempati kelompok 801–1000 dunia, meningkat dari
kelompok 1001–1500 pada tahun sebelumnya,” sebut Rakhim.
Wisuda 1.598 Alumni
Pada Wisuda Ke-89, Unismuh Makassar
mewisuda sebanyak 1.598 lulusan. Proses wisuda dilaksanakan selama dua hari,
yakni Selasa, 20 Oktober 2026, dan Rabu, 21 Oktober 2026.
Wisuda Ke-89 diikuti lulusan dari delapan
fakultas dan program pascasarjana. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
menyumbang lulusan terbanyak, yakni 402 orang, disusul Fakultas Kedokteran dan
Ilmu Kesehatan (FKIK) sebanyak 274 orang, Fakultas Teknik 227 orang, dan
Pascasarjana 211 orang.
Fakultas Agama Islam (FAI) meluluskan 158
orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 148 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan
Ilmu Politik (FISIPOL) 128 orang, serta Fakultas Pertanian 50 orang. Fakultas
Hukum belum mencatat lulusan pada periode wisuda ini.
Secara keseluruhan, para lulusan memiliki
rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) sebesar 3,73. Capaian tersebut
menjadi bagian dari laporan akademik universitas kepada masyarakat.
Pada wisuda hari pertama, Wakil Rektor I
Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri, membacakan Surat Keputusan Rektor
tentang penetapan wisudawan terbaik.
Bahrur Rahman Hasba dari Program Studi
Pendidikan Fisika FKIP, yang meraih predikat wisudawan terbaik tingkat
universitas, diberikan beasiswa melanjutkan S2, dan akan diprioritaskan menjadi
dosen setelah menyelesaikan pendidikan magister.
Dalam wisuda hari pertama, juga ada
penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai, Kantor
Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, serta Pimpinan
Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jerman Raya.
Selain laporan Rektor, juga ada sambutan
dari Bupati Sinjai, Dra. Hj Ratnawati Arif M.Si, Kepala LLDikti Wilayah IX
Sultanbatara, Prof Budu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Budu,
dan Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan
Pusat Muhammadiyah Prof Jamhari Makruf.
Prosesi wisuda juga dilanjutkan dengan
pengukuhan wisudawan, pembacaan nama lulusan setiap fakultas, ikrar alumni,
serta penyerahan nama-nama lulusan kepada pengurus Ikatan Keluarga Alumni
Unismuh Makassar.
Pelaksanaan Wisuda Ke-89 hari kedua pada Rabu,
21 Oktober 2026, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Rektor
Unismuh Dr Abdul Rakhim Nanda dan Bupati Maros, Dr AS Chaidir Syam. (asnawin)
