iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » Murid-murid SD Padamkan Kebakaran di Makassar


Pedoman Karya 2:00 AM 0


SIMULASI. Sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) Negeri Borong, Makassar, turut serta bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar, dalam simulasi memadamkan kebakaran yang terjadi di Makassar, Jumat, 22 Maret 2019. (Foto: Rusdin Tompo)





----------

Ahad, 24 Maret 2019


Murid-murid SD Padamkan Kebakaran di Makassar


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) Negeri Borong, Makassar, turut serta bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar, memadamkan kebakaran yang terjadi di Makassar, Jumat, 22 Maret 2019.


Mereka dengan sigap membantu petugas Damkar dengan cara turut memegang peralatan yang biasa petugas apabil terjadi kebakaran guna menyemprotkan air ke arah api yang membakar gedung.

“Buka aiiirrr,” teriak murid-murid tersebut ke arah petugas yang berada di dekat mobil Damkar.

Tak lama kemudian, mereka pun berhasil memadamkan api. Setelah berhasil memadamkan api, anak-anak itu pun bergembira ria dan melompat-lompat kegirangan merayakan keberhasilan mereka memadamkan api.

Begitulah suasana simulasi proses pemadaman api kebakaran di halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, yang berada dalam lokasi dengan Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar, di Jalan Sam Ratulangi, Makassar, Jumat, 22 Maret 2019.

Simulasi pemadaman api kebakaran tersebut merupakan rangkaian dari kunjungan murid-murid SDN Borong Makassar ke Kantor PDAM dan Kantor Dinas Damkar Kota Makassar, serta melakukan aksi damai peringatan Hari Air se-Dunia Tahun 2019, di perempatan Jl RW Monginsidi, Jl Haji Bau, dan Jl Sam Ratulangi, Jumat, 22 Maret 2019.


Dalam aksi damai tersebut, murid-murid SDN Borog turut berbaur bersama staf PDAM Kota Makassar sambil membawa poster dan meneriakkan kalimat “Save Water” sebagai bentuk kepedulian kepada para pengendara yang melintas di jalan raya.  

Poster-poster yang mereka bawa berisi pesan-pesan agar warga memakai air secara hemat dan berkontribusi melakukan upaya penyelamatan air dan menjaga kelestariannya.

Kabag Humas PDAM Kota Makassar, Idris Tahir, mengatakan, aksi damai dalam rangka memperingati Hari Air se-Dunia, dilakukan pada lima titik, yakni di Jl Perintis Kemerdekaan depan gerbang Kompleks Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), di Jl Urip Sumoharjo depan Kantor Gubernur Sulsel, di Jl Gunung Latimojong, di Jl Masjid Raya, serta di Jl Sam Ratulangi.

Berkunjung ke Kantor PDAM

Kepala Sekolah SDN Borong, Dra Hj Hendriati Sabir MPd, mengatakan, pihaknya memang telah menjadwalkan kunjunga ke Kantor PDAM Kota Makassar guna memberikan pengetahuan dan pengalaman langsung kepada murid-muridnya, khususnya dengan melihat proses penjernihan air PDAM.

“Jadi sekalian anak-anak diajak melakukan aksi damai dalam rangka peringatan Hari Air se-Dunia,” jelas Hendriati.

Dalam kunjungan ke Kantor PDAM dan Kantor Dinas Damkar Kota Makassar, murid-murid SDN Borong didampingi dua guru mereka, yakni Evawaty Bahtiar SPd, dan Neny Wahyuni Wahab SPd, serta aktivis anak, Rusdin Tompo.

Setelah mengikuti aksi damai, murid-murid SDN Borong kemudian diajak melihat proses penjernihan air milik PDAM Kota Makassar.

Andi Sulaeman, staf produksi yang menerima kunjungan murid-murid SDN Borong menjelaskan bahwa keberadaan unit perjernihan air bersih sudah berdiri sejak zaman penjajahan Belanda.

“Pengolahan air PDAM Makassar ini dibangun sejak 1924, sehingga termasuk cagar budaya,” kata Andi Sulaeman.

Berkunjung ke Kantor Damkar

Usai berkunjung ke PDAM, studi wisata dilanjutkan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar yang baru saja merayakan ulang tahun ke-100. Dalam kunjungan tersebut, mereka diterima oleh Komandan Pleton 2 Dinas Damkar Makassar, Andi Muhammad Anugrah, beserta tim yang dipimpinnya.

Andi Muhammad Anugrah, mengatakan, setiap personel Damkar dituntut cepat dan tangkas sesuai motto Dinas Damkar, yakni Pantang Pulang Sebelum Api Padam.

Kepada anak-anak disampaikan nomor telepon  Call and Rescue Center 112, yang bisa digunakan jika terjadi keadaan darurat yang butuh pertolongan.

Di akhir kunjungan, murid-murid SDN Borong diajak naik ke atas mobil Damkar lalu dibawa berkeliling di seputar Kantor Dinas Damkar. (din)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply