Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » Pengajian Bulanan Muhammadiyah Sulsel Hadirkan Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, dan Praktisi


Pedoman Karya 2:29 AM 0


PENGAJIAN BULANAN. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel menggelar pengajian bulanan, di Masjid Subulussalam Al-Khoory Kampus Unismuh Makassar, Ahad, 08 September 2019. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)






-----------

Ahad, 08 September 2019


Pengajian Bulanan Muhammadiyah Sulsel Hadirkan Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, dan Praktisi


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel sudah dua bulan berturut-turut menggelar pengajian bulanan di Masjid Subulussalam Al-Khoory Kampus Unismuh Makassar, yakni Sabtu, 03 Agustus 2019, dan Ahad, 08 September 2019.

Dalam dua kali pengajian bulanan tersebut, Majelis Tabligh PWM Sulsel yang diketuai Dr Dahlan Lama Bawa, selalu menampilkan tiga pembicara, yakni unsur Pimpinan Wilayah, unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), serta unsur perguruan tinggi dan praktisi.

Pada pengajian bulana pertama, 03 Agustus 2019, Majelis Tabligh menghadirkan tiga pembicara, yakni Dr Mustari Bosra (Wakil Ketua PWM Sulsel), Dr Syarifuddin Jurdi MSi (Anggota KPU Sulsel), dan Dr Hadi Pajarianto MPd (Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Palopo).

Sedangkan pada pengajian bulanan kedua, Ahad, 08 September 2019, Majelis Tabligh menghadirkan Dr Abdullah Renre (Wakil Ketua PWM Sulsel), Dr H Mahsyar Idris (Wakil Ketua PDM Parepare), dan Muhammad Rizal SPd MPdI (Praktisi Tarjih / Wakil Ketua – Koordinator Majelis Tarjih PDM Gowa).

Tema yang diusung pada pengajian bulana pertama yaitu “Peneguhan Prinsip-prinsip Ber-Muhammadiyah Pasca-pemilu 2019”, sedangkan tema yang diusung pada pengajian bulanan kedua yaitu “Prinsip-prinsip Ber-Muhammadiyah dalam Bertarjih dan Pengembangan Pemikiran Islam.”

Baik pada pengajian pertama, maupun pada pengajian bulanan kedua, acara selalu dibuka oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse, dan ditutup dengan sesi tanya-jawab.

Pengajian dihadiri para Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Sulsel, pimpinan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah Tingkat Wilayah, pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah se-Sulsel, pimpinan amal usaha, serta pengurus dan kader Muhammadiyah, juga dosen dan mahasiswa Unismuh Makassar.

Manhaj Pengembangan Pemikiran Islam

Dr H Mahsyar Idris yang tampil sebagai pembicara pada pengajian bulanan kedua, Ahad, 08 September 2019, dengan judul materi “Manhaj Pengembangan Pemikiran Islam”, mengatakan, hakikat pandangan keagamaan dalam Muhammadiyah berangkat dari cara pandang tentang Islam dan pemikiran Islam.

“Islam adalah cara memandang Islam sebagai agama, sedangkan pemikiran Islam dalam pandangan Muhammadiyah merupakan program pembaruan terencana dan terstruktur diletakkan di atas bangunan refleksi normasivitas dan historisitas, dan aplikasinya pada kehidupan nyata dalam konteks sosial kemasyarakatan dalam arti luas,” tutur Mahsyar.

Dia mengatakan, prinsip-prinsip pengembangan Islam meliputi prinsip al-muruah (konservasi), prinsip al-tahditsi (inovasi), dan prinsip al-ibdai (kreasi).

“Prinsip al-muruah atau konservasi, yaitu upaya pelestarian nilai-nilai dasar yang termuat dalam wahyu. Pelestarian ini dilakukan dengan cara pemurnian ajaran Islam yang ruang lingkupnya meliputi ibadah mahdah,” papar Mahsyar.

Prinsip al-tahditsi atau inovasi, lanjutnya, yaitu upaya penyempuranaan ajaran Islam guna memenuhi tuntutan spiritual masyarakat Islam sesuai dengan perkembangan sosialnya. Penyempurnaan ini dilakukan dengan cara reaktualisasi, reinterpretasi, dan revitalisasi.

“Prinsip al-ibdai atau kreasi yaitu penciptaan rumusan pemikiran Islam secara kreatif dan konstruktif dalam menyahuti permasalahan aktual. Kreasi ini dilakukan dengan cara menerima nilai-nilai luar Islam dengan penyesuaian seperlunya atau adaptif, atau dengan penyerapan nilai dan elemen luaran dengan secukupnya atau selektif,” tutur Mahsyar. (asnawin)

------------
Klik dan baca juga:

Tiga Profesor, 9 Doktor Pembicara pada Dapiwil Muhammadiyah Sulsel 

Puluhan Kader Muhammadiyah se-Sulsel Ikut Pelatihan Instruktur 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply