-----
PEDOMAN KARYA
Sabtu, 06 Desember 2025
Semangat
Bermuhammadiyah di Sulsel Tetap Menyala
Oleh: Asnawin Aminuddin
Beberapa pekan sebelum perayaan milad
(ulang tahun) ke-113 Muhammadiyah Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kota
Palopo, Sabtu, 06 Desember 2025, kader dan simpatisan Muhammadiyah di Sulsel sudah
membicarakan persiapan menghadiri dan meramaikan milad tersebut.
Panitia pun sibuk melakukan berbagai
persiapan pelaksanaan milad. Mulai tempat pelaksanaan, koordinasi dengan
Pemerintah Kota Palopo, koordinasi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel,
serta koordinasi internal panitia lokal.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)
se-Sulsel juga melakukan koordinasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)
dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) di daerah masing-masing, terutama
persiapan menghadiri dan meramaikan perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah Tingkat
Provinsi Sulsel.
Beberapa hari menjelang Hari “H”, sudah
beredar informasi bahwa perayaan milad akan dihadiri Ketua Pimpinan Pusat
Muhammadiyah, Agung Danarto. Siapa pun Pimpinan Pusat yang hadir selalu menjadi
daya tarik tersendiri bagi kader dan simpatisan Muhammadiyah untuk semakin
bersemangat menghadiri perayaan milad.
Sehari menjelang perayaan milad, warga
Muhammadiyah dari seluruh daerah se-Sulsel pun berbondong-bondong menuju
Palopo. Mereka naik bus dan naik mobil pribadi secara beramai-ramai.
Sebagian rombongan singgah di rest area
Kampus Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) yang disediakan khusus oleh
Umpar.
Sebagian lainnya singgah di masjid atau di
warung untuk beristirahat. Beberapa rombongan bahkan membawa bekal makanan
dalam perjalanan dan makan bersama di pelataran masjid yang disinggahi. Sungguh
sebuah pemandangan yang menyenangkan hati.
Dan pada Hari “H” milad Muhammadiyah
Tingkat Provinsi Sulsel, ribuan warga dan simpatisan Muhammadiyah berkumpul di
Lapangan Pancasila, Palopo. Tentu juga banyak pejabat dan undangan yang hadir.
Dilaporkan, rombongan dari PDM Gowa
sebanyak lebih dari 800 orang, terbanyak dibandingkan PDM lainnya. Rombongan
dari PDM Makassar lebih dari 700 orang, terbanyak kedua setelah PDM Gowa.
“Sebenarnya lebih banyak dari itu. Mungkin
lebih dari seribu orang dari Makassar. Tujuh ratus lima puluh orang yang
dilaporkan itu adalah yang terdaftar hingga hari Senin (01 Desember 2025),
sebagai batas waktu pelaporan dari cabang dan AUM (Amal Usaha Muhammadiyah).
Dan itu semua ada nama-namanya. Jadi bukan perkiraan jumlahnya. Nah, pada hari
Selasa sampai hari H pelaksanaan milad jumlahnya bertambah tapi tidak
dilaporkan lagi. Mungkin jumlah warga dan simpatisan dari Makassar yang
menghadiri milad di Palopo ini lebih dari seribu orang,” tutur Sekretaris PDM
Makassar, Dr. Achmad AC, kepada penulis.
PDM lain melaporkan rombongan mereka ada
yang 600-an orang, ada yang 400-an orang, dan seterusnya hingga 100-an orang.
“Kalau dari Bulukumba, ada lebih dari seratus
orang,” ungkap Wakil Ketua PDM Bulukumba, Samsul Bakir Hamid.
Panitia menyebutkan milad dihadiri sekitar
6.000 warga dan simpatisan Muhammadiyah dari seluruh kabupaten dan kota
Se-Sulsel. Sebuah jumlah yang cukup besar untuk ukuran acara milad. Hal itu
menunjukkan betapa semangat ber-Muhammadiyah tetap menyala di Sulsel.***
