Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » » Lailatul Qadar dan Shalat Tarawih Hadiah dari Allah untuk Umat Islam (1)


Asnawin Aminuddin 5:49 AM 0

“Rasulullah diperlihatkan umur-umur manusia sebelumnya, yang relatif panjang, sesuai dengan kehendak Allah, sampai (akhirnya) usia-usia umatnya semakin pendek (sehingga) mereka tidak bisa beramal lebih lama sebagaimana umat-umat sebelum mereka beramal, karena panjangnya usia mereka. Maka Allah memberikan Rasulullah Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.” (HR Malik) (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)


----- 

PEDOMAN KARYA

Kamis, 15 April 2021

 

 

Lailatul Qadar dan Shalat Tarawih Hadiah dari Allah untuk Umat Islam (1)

 

 

Oleh: Asnawin Aminuddin

(Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Muhammadiyah Sulsel)


Malam lailatul qadar dan shalat tarawih itu sebenarnya hadiah dari Allah SWT kepada kita umat Islam, umatnya Nabi Muhammad SAW.

Malam lailatul qadar adalah malam penuh kemuliaan dan keberkahan. Malam lailatul qadar diyakini terjadi pada salah satu malam di malam-malam terakhir di bulan Ramadhan dan diyakini terjadi pada malam-malam ganjil.

Pertanyaannya, apa itu lailatul qadar? Apa keistimewaan malam lailatul qadar?

Allah berfirman dalam Surah ke-97, Surah Al-Qadr, yang artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rµh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.”

Apa yang melatar-belakangi sehingga Allah SWT memberikan hadiah malam lailatul qadar kepada umat Islam, umatnya Nabi Muhammad?

Dalam salah satu riwayat disebutkan, saat perjalanan mi’raj dari Masjidil Aqsa ke Sidratil Muntaha’, Rasulullah yang diantar Malaikat Jibril, bertemu dengan umat yang sangat banyak.

Usia mereka panjang-panjang, antara 300 tahun sampai 900 tahun. Rasulullah bertanya. “Umat siapa itu?” Jibril menjawab, “Itu umat Nabi Musa.”

Rasulullah kemudian ditunjukkan umat yang jauh lebih banyak, namun usia mereka tergolong pendek-pendek, hanya berkisar antara 63 tahun sampai 100 tahun.

Rasulullah bertanya, “Umat siapa itu?” Jibril menjawab, “Itulah umatmu.”

Karena usia umat Muhammad pendek-pendek, maka Allah SWT kemudian menghadiahkan malam lailatul qadar.

Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Malik dalam Al Muwaththa, disebutkan bahwa:

“Rasulullah diperlihatkan umur-umur manusia sebelumnya, yang relatif panjang, sesuai dengan kehendak Allah, sampai (akhirnya) usia-usia umatnya semakin pendek (sehingga) mereka tidak bisa beramal lebih lama sebagaimana umat-umat sebelum mereka beramal, karena panjangnya usia mereka. Maka Allah memberikan Rasulullah Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.” (HR Malik)

Pertanyaannya, apakah sudah ada di antara kita yang sudah didatangi malam lailatul qadar? Mudah-mudahan sudah. Kalau pun belum ada, mudah-mudahan kita semua akan pernah mendapatkan malam lailatul qadar, minimal sekali dalam hidup kita. Insya Allah. (bersambung)

----

Artikel Bagian 2: 

Lailatul Qadar dan Shalat Tarawih Hadiah dari Allah untuk Umat Islam (2-habis)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply