Mulai Tahun 2024, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriyah Global Tunggal

KALENDER GLOBAL TUNGGAL. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Prof Ambo Asse (duduk di kursi, kedua dari kiri) duduk berdampingan dengan Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi Djamal (paling kiri), Ketua LP3AIK Unismuh Makassar Samhi Muawan Djamal (kedua dari kanan) dan mantan Direktur Pascasarjana Unismuh Makassar Prof Ide Said, pada Shalat Idul Fitri 1445 H, di Pelataran Kampus Unismuh, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Rabu, 10 April 2024. (Foto: Humas Unismuh Makassar)

 

------

Kamis, 11 April 2024

 

Mulai Tahun 2024, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriyah Global Tunggal

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Mulai 01 Muharram 1446 H atau bertepatan dengan 07 Juli  2024 Masehi, Muhammadiyah akan menggunakan kalender hijriyah global tunggal.

“Muhammadiyah akan menggunakan kalender hijriyah global Tunggal. Muhammadiyah berusaha supaya umat Islam bisa bersatu di dunia, bukan saja di Indonesia,” ujar kata Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Ambo Asse, saat membawakan khutbah Idul Fitri 1445 H, di Pelataran Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh), Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Rabu, 10 April 2024.

Ambo Asse mengatakan dirinya bersyukur shalat Idul Fitri 1445 H tahun ini dilaksanakan serentak oleh umat Islam di seluruh dunia.

Ia menjelaskan, perbedaan penetapan Idul Fitri selama ini sering terjadi karena metode yang digunakan berbeda.

“Muhammadiyah menggunakan wujudul hilal, sedangkan ada yang menggunakan standar 3 derajat hilal baru bisa ditetapkan 1 Syawal,” kata Ambo Asse yang sehari-hari Rektor Unismuh Makassar.

Dalam khutbahnya, Ambo Asse mengangkat tema “Jujur dan Adil Integritas Seorang Muslim yang Bertaqwa Kepada Allah Rabbul Alamin”.

Ia mengajak jamaah untuk selalu melakukan kebaikan, kejujuran, dan keadilan serta menghindari kemungkaran.

“Mari jadikan Idul Fitri ini sebagai tonggak untuk melakukan kebaikan ke depan,” kata Prof Ambo Asse.

Ia juga berharap generasi muda dapat dibina menjadi generasi yang jujur, adil, dan memiliki integritas tinggi sebagai seorang muslim.

Shalat Ied di Pelataran Parkiran Kampus Unismuh Makassar dihadiri ribuan jamaah, termasuk sejumlah tokoh antara lain Ketua Komisi VIII DPR I Ashabul Kahfi Djamal,Wakil Rektor I Unismuh Dr Abdul Rakhim Nanda, Ketua Umum IKA Unismuh Dr Kamaruddin Moha, Anggota serta sejumlah kepala badan dan biro, dosen, dan karyawan Unismuh Makassar. (zak)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama