Rektor Unismuh Diminta Jadi Penasehat Kombes


KOMBES. Rektor Unismuh Makassar Abdul Rahman Rahim (berdiri di depan keempat dari kiri), foto bersama Koordinator Kombes Aspiannor Masrie (berdiri di depan ketiga dari kiri), dan beberapa Sahabat Kombes, di Tangga Rektorat Unismuh Makassar, Selasa, 29 November 2016. (Foto: Asnawin)




---------
Rabu, 30 November 2016


Rektor Unismuh Diminta Jadi Penasehat Kombes


            MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM, dimintai menjadi Penasehat Komunitas Makassar Bersih (Kombes), sebuah organisasi masyarakat yang dibentuk untuk mendukung program Makassar Bersih yang dicanangkan Walikota Ramdhan “Danny” Pomanto.
            Permintaan itu disampaikan Koordinator Kombes Aspiannor Masrie, yang didampingi sejumlah Sahabat (istilah bagi para pengurus dan anggota Kombes), saat melakukan kunjungan silaturrahim, di Ruang Kerja Rektor Unismuh Makassar, Selasa, 29 November 2016.
            “Kedatangan kami untuk memperkenalkan sekaligus meminta kesediaan Bapak Rektor menjadi Penasehat Kombes. Kebetulan juga sudah banyak mahasiswa Unismuh Makassar, yang terlibat dalam berbagai kegiatan Kombes di sekitar Kecamatan Tamalate,” ungkap Aspiannor, yang didampingi antara lain Lurah Mangasa Kecamatan Tamalate, Muhammad Darwis Syar.
            Selain mendukung program Makassar Bersih yang dicanangkan Pemkot Makasar, Kombes juga melakukan program kampus bersih, program sekolah bersih, serta program bersih sosial kemasyarakatan.
            “Jadi bersih di sini tidak hanya dimaknai bersih secara fisik lingkungan sekitar, tetapi juga bersih secara sosial kemasyarakatan dan juga bersih dalam pengelolaan pemerintahan,” jelas Aspiannor.
            Setelah mendengarkan penjelasan dan ajakan tersebut, Rektor Unismuh mengatakan, setiap ajakan untuk kebaikan sebaiknya juga diterima dengan baik.
            “Prinsipnya, setiap ada ajakan untuk kebaikan, kita responlah dengan baik. Kalau diminta jadi penasehat, ya saya siaplah, karena program Makassar Bersih ini juga bagian dari tridharma perguruan tinggi, yakni pengabdian pada masyarakat,” ujar Rahman Rahim.
            Jika dibutuhkan, katanya, maka dirinya siap menerjunkan ribuan mahasiswa guna menyukseskan program Makassar Bersih tersebut. (kia)




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama