PEDOMAN KARYA
Ahad, 15 Juli 2018
SIAPA MENGAPA
Muhammad Djafar:
Kalau Lapar Jangan Makan Nasi
Salah seorang sesepuh olahraga
Sulawesi Selatan yang kini berusia lebih dari 80 tahun, Drs Muhammad Djafar,
berbagi kiat hidup sehat kepada sejumlah wartawan di Makassar.
Mantan Dekan Fakultas Pendidikan
Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP Ujungpandang (sekarang Fakultas Ilmu
Keolahragaan/FIK, Universitas Negeri Makassar/UNM) berbagi pada acara
Konferensi Pers dalam rangka peringatan Hari Hipertensi se-Dunia, di Kantor YJI
Cabang Utama Sulawesi Selatan Kompleks Stadion Mattoanging Andi Mattalatta,
Makassar, Sabtu, 14 Juli 2018.
Hadir mendampingi Ketua Umum YJI
Pusat, Ny Syahlina Zuhal, dan dokter ahli penyakit jantung dr Alief Armyn MKes
SpJP, Muhammad Djafar, mengatakan usianya sudah lebih dari 80 tahun, tetapi
tekanan darahnya selalu stabil.
Lalu apa kiat hidup sehat ayah dari
tujuh anak dan kakek dari 14 cucu, yang lahir tahun 1936?
“Hipertensi itu bisa dihindari
hanya dengan pola hidup sehat,” katanya.
Ia juga menjelaskan beberapa gaya
hidup sehat yang dapat menghindarkan seseorang dari hipertensi, salah satunya
yaitu makan makanan yang seimbang.
“Yang paling penting itu hanyalah
pengendalian diri. Saat lapar tidak asal makan. Misalnya kalau lapar, makan
sayur atau buah dulu. Kalau masih lapar juga, barulah makan nasi,” kata Djafar
sambil tersenyum dan langsung disambut tawa para wartawan.
Kiatnya boleh juga itu Pak, tapi
kalau lapar mana tahan, biasanya kita langsung makan nasi, he..he..he… (zakiyah
taqiyah / fadhlan naufan)
