Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

» » » » Hampir-hampir Kilat Menyambar Penglihatan Mereka


Pedoman Karya 7:05 AM 0

Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. (QS 2 / Al-Baqarah, ayat 20)


 


-----

PEDOMAN KARYA

Ahad, 07 Agustus 2022

 

 

Surah Al-Baqarah, Ayat 20:

 

 

Hampir-hampir Kilat Menyambar Penglihatan Mereka

 

 

Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. (QS 2 / Al-Baqarah, ayat 20)

 

-----

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia:

 

Begitu dekatnya dari dahsyatnya cahaya kilat menyambar pandangan mereka, walaupun  demikian setiap kali  cahaya menerangi mereka, maka mereka berjalan pada cahaya itu,  dan jika cahayanya menghilang maka jalan pun menjadi gelap bagi mereka sehingga mereka menghentikan langkah di tempat mereka . dan seandainya bukan karena Allah menunda siksa bagi mereka pastilah Allah akan mencabut pendengaran dan penglihatan mereka. Dan Allah Maha Kuasa atas hal tersebut di setiap waktu dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

-----

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

 

20. Kilat itu nyaris membutakan mata mereka karena kuatnya kilauan dan cahayanya. Setiap kali kilat itu muncul dan bersinar mereka bergerak maju. Jika kilat itu tidak menunjukkan sinarnya mereka bertahan di tengah kegelapan dan tidak bisa bergerak. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia akan melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka dengan kekuasaan-Nya yang mencakup segala sesuatu, sehingga mereka tidak bisa lagi mendengar dan melihat, karena mereka telah berpaling dari kebenaran. Hujan itu adalah perumpamaan bagi Al-Qur`ān, suara petir itu adalah perumpamaan bagi larangan-larangan yang ada di dalamnya, dan sinar kilat itu adalah perumpamaan bagi kebenaran yang kadang-kadang muncul untuk mereka, sedangkan menutup telinga karena kerasnya suara petir adalah perumpamaan bagi sikap mereka yang berpaling dari kebenaran dan keengganan mereka menerimanya. Titik kesamaan antara orang-orang munafik dan orang-orang yang ada di dalam dua perumpamaan tersebut ialah tidak bisa mengambil manfaat yang ada. Dalam perumpamaan dengan api, orang yang menyalakan api itu tidak mendapatkan manfaat apapun selain kegelapan dan sisa-sisa pembakaran. Sedangkan dalam perumpamaan air, orang-orang yang ditimpa air hujan itu tidak mendapatkan manfaat apa-apa selain petir dan kilat yang membuat mereka ketakutan. Begitu juga dengan orang-orang munafik, mereka tidak melihat apapun di dalam Islam selain kekerasan.

 

-----

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah

 

20. Kilat itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan mereka karena kilauan cahayanya yang sangat kuat, sehingga merekapun dalam keadaan bahaya meski saat mendapat cahaya, walaupun cahaya itu sedikit membantu mereka untuk berjalan; namun jika cahaya itu telah hilang maka mereka kembali berhenti dan kebingungan.

Kalaulah Allah berkehendak niscaya Dia akan mengambil pendengaran mereka dengan suara petir yang menggelegar dan mengambil penglihatan mereka dengan cahaya kilat yang menyilaukan. Kemudian Allah menyebutkan alasan hal itu dengan firman-Nya:

(إن الله على كل شيء قدير)

Yakni, Dzat yang memiliki segala sifat kesempurnaan yang mampu melakukan itu dan melakukan segalanya.

Referensi : https://www.tafsirweb.com/255-surat-al-baqarah-ayat-20.html


-----

Ayat sebelumnya:

Seperti Orang-orang Yang Ditimpa Hujan Lebat, Gelap, Guruh dan Kilat 

Mereka Tuli, Bisu, dan Buta 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply