Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

» » » » » Anjing dan Diam-nya Singa


Asnawin Aminuddin 5:51 AM 0

Sudah jadi kebiasaan anjing hanya berani menggonggong dengan ganas bila bersama tuan dan gerombolannya__ itulah budaya keanjingan yang sungguh menjijikkan___ kalau sendirian anjing kayak ayam sayur yang dikebiri kelaminnya.

Apalagi berhadapan dengan singa, maka sekalipun anjing bergerombolan dan bersama tuan yang bermantra komat kamitin berdukunan __juga akan lari terbirit biritan._



-----

PEDOMAN KARYA

Sabtu, 17 Desember 2022

 

OPINI

 

 

Anjing dan Diam-nya Singa

 

 

Oleh: Maman A. Majid Binfas

(Sastrawan, Akademisi, Budayawan)

 

Sudah jadi kebiasaan anjing hanya berani menggonggong dengan ganas bila bersama tuan dan gerombolannya__ itulah budaya keanjingan yang sungguh menjijikkan___ kalau sendirian anjing kayak ayam sayur yang dikebiri kelaminnya.

Apalagi berhadapan dengan singa, maka sekalipun anjing bergerombolan dan bersama tuan yang bermantra komat kamitin berdukunan __juga akan lari terbirit biritan.__

Itu domain perbedaan karaktter singa dengan anjing __ apalagi singa yang sudah terbiasa sendirian dalam berburu mangsa, dengan diam diam untuk menerkam dan mencekik tenggorokan mangsanya.

Termasuk, anjing bergerombolan bersama tuannya yang komat kamit dimaksudkan, juga akan diperlakukan sama oleh singa tanpa pilih bulu.

Singa

__ tak mungkin mengaum dalam mengintai gerombolan mangsanya___tapi menerkam dengan diam-diam tanpa ampun dan menghabisinya_

Mungkin itu yang dimaksudkan oleh Imam Syafi'i (tth), dan dibagi oleh saya di tautan fb (2019), sebagai berikut.

 

Diamku dari orang hina adalah suatu jawaban.

Bukanlah artinya aku tidak mempunyai jawaban,_

Tetapi tidak pantas bagi singa meladeni anjing_

 

Esensinya boleh dimaknai dengan diksi diam tetapi berarti lebih tajam, dan melumatinya. Sekalipun, pemaknaan diksi “diam” boleh diproduktifkan secara logika kreatif, sebagaimana larik larik diksi__Diamku Juga__berikut ini.

 

Diamku Juga

Jiwa jiwa yang kosong sedang berkuasa, juga menikmati dan memangsa.

Sementara

__ jiwa jiwa nan kasar menjadi algojo dan penjilat bokong bokong para penguasa

juga pemangsa

__bah rimba di belantara

negeri seakan tak bertuan

dan bertuhan

Namun, mesti direnung dalam lubuk logika berdenyutan nadi nurani

Kalau

Sayonara kuasa makin merimba dalam sayembara bersandiwara,

boleh jadi penghuni tidak akan tinggal diam juga punya zero pamungkas aksara menghabisi__

Diam

_____ tak selamanya dimaknai dengan emas_

Namun, bisa jua diam-diam menebas tanpa basa basi__ dan tewas_

Dan

Singa

_ tak mungkin mengaum dalam mengintai gerombolan mangsanya_

Tapi menerkam dengan diam-diam tanpa ampun dan juga menghabisinya__

Dan tentu

___ menghadapi jiwa jiwa kosong dan kasar mengerang hanya lihai menggonggong

Aku

____ tak mungkin diam juga

dan___

Diamku

_adalah Singa yang mengintai mangsa

 

Goresan-goresan diksi berupa syair di atas, boleh dimaknai atau diidentikkan dengan goresan bernilai seni, dan atau apapun namanya disepakati oleh pengrajin kosakata.

Namun, esensi kehadiran karya seni hanya bagian dari fardhu kifayah sebagai proses sumbu menjadi progres bertaqarrub illallah. Dan apa pun wujudiyah hasil karya dari imajinasi goresan manusiawi_ tentu tetap fana' _ tak perlu diyakini sebagai karya tulen dalam wujud arogansi keabsulutan.

Dikarenakan merasa lebih daripada Tuhan itu sendiri sebagai pemberi imajinasi sehingga bisa berkarya berwujud secuil titik proton dalam atom saja.

Begitu juga keayam_sayuran gerombolan anjing dan tuan dalam pengintaian Singa dengan Diamnya.

 

Wollohu ‘alam

....

(Pascasarjana UHAMKA tetap melintasi zaman berkeadaban tinggi)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply