Belasan Dosen Unismuh Makassar Berangkat Haji 2024

JAMAAH CALON HAJI. Wakil Dekan III FKIK Unismuh Makassar, Irwan Ashari (kiri) menyerahkan nama-nama dosen yang akan melaksanakan ibadah haji tahun 2024, kepada Rektor Unismuh Prof Ambo Asse, pada acara pelepasan, di kampus Unismuh, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Selasa, 14 Mei 2024. (Foto: Humas Unismuh Makassar)   

 

-----

Rabu, 15 Mei 2024

 

Belasan Dosen Unismuh Makassar Berangkat Haji 2024

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Sebanyak 15 dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar berangkat ke Tanah Suci guna melaksanakan ibadah haji tahun 2024. Dua di antaranya sekaligus bertugas sebagai petugas kesehatan.

Wakil Rektor II Unismuh Prof Andi Sukri Syamsuri menyebutkan nama-nama ke-15 calon haji tersebut yaitu Prof Andi Tenri Ampa, Dr Siti Suwada Rimang, Irsan Kadir SPd MPd, Dr Kasifah MP, Rohana ST MT, Dr Ir Irawaty Idrus ST MT, Citra Amalia Amal ST MT.

Dr dr Musafirah SpKK, Dr Zulfikat Tahir SpAN MKes, Dr Iwan Ashari MMedEd (Petugas Kesehatan), Dr Khaerunnisa (Petugas Kesehatan), Dr Nur Wahyudi, Dr Muhammad Najib Kasim, dr Andi Hendra Yusa MKes SpRad, dan dr Saldy Meirisandy SP PD.

Para calon jamaah itu dilepas secara resmi oleh Rektor Unismuh Prof Ambo Asse, di Ruang Rapat Rektor Lantai 17 Menara Iqra Kampus Unismuh, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Selasa, 14 Mei 2024.

Rektor Unismuh Ambo Asse dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan pelepasan ini adalah bentuk dukungan moral dan spiritual dari universitas untuk para calon jamaah haji.

“Kami berharap, dengan restu dan doa dari semua pihak, mereka dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Tanah Air sebagai haji mabrur yang dapat memberikan teladan yang baik di masyarakat,” ujar Ambo Asse.

Rektor juga menyampaikan beberapa informasi penting terkait proses keberangkatan dan tips-tips penting yang perlu dipersiapkan oleh calon haji sebelum berangkat.

Ambo menyampaikan pesan KH Djamaluddin Amien (mantan Rektor Unismuh) ketika menjadi petugas haji maupun bagi tim kesehatan agar betul-betul melaksanakan tugasnya dengan baik dengan memberikan pelayanan dan banyak menyapa jamaah.

Rektor juga berpesan bagi dokter yang bukan petugas kiranya juga membawa obat dasar seperti obat batuk dan lainnya.

Ambo Asse yang juga Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel mengingatkan agar di Tanah Suci jangan takabur, tidak boleh sombong.

Dia menceritakan pengalamannya ketika menjadi petugas haji banyak mendapatkan cobaan bagi orang yang sombong dan yang suka memandang enteng keadaan, karenanya jika terjadi cobaan itu maka segera taubat di masjid.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Prof Gagaring Pagalung dalam acara pelepasan jamaah haji Unismuh juga menitipkan pesan terutama untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT karena mereka adalah orang-orang pilihan, serta telah memberikan nilai tambah bagi Unismuh Makassar.

“Dari 15 orang yang dilepas, tujuh orang di antaranya adalah dari fakultas kedokteran, baik itu sebagai calon haji maupun sebagai petugas Kesehatan. Ini bisa menjadi rujukan bagi Indonesia dan Unismuh pada khususnya,” kata Gagaring.

Unismuh Makassar, katanya, berkomitmen terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai wujud dari aplikasi nilai-nilai ke-Islam-an yang dianut oleh universitas ini. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari agenda tahunan universitas dalam membina keimanan dan ketakwaan. (zak)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama