Hampirmi Lagi Tahun Baru

“Iye’, banyakmi ini orang siap-siap menyambut tahun baru. Beli petasan, beli terompet, berlibur keluar kota,” timpal Daeng Tompo’. (int)

 

-----

PEDOMAN KARYA

Senin, 22 Desember 2025

 

Obrolan Daeng Tompo’ dan Daeng Nappa’:

 

Hampirmi Lagi Tahun Baru

 

“Hampirmi lagi tahun baru,” kata Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ saat jalan pagi bersama seusai shalat subuh berjamaah di masjid kompleks perumahan.

“Iye’, banyakmi ini orang siap-siap menyambut tahun baru. Beli petasan, beli terompet, berlibur keluar kota,” timpal Daeng Tompo’.

“Waktu pengajian kemarin, ustadz bilang ikut merayakan tahun baru itu haram hukumnya,” kata Daeng Nappa’.

“Iye’, karena perayaan malam tahun baru itu adalah perayaan agama bangsa-bangsa di Eropa, dan Allah telah menggantinya dengan dua perayaan bagi umat Islam, yaitu Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha,” timpal Daeng Tompo’.

“Jadi bagaimanami itu dengan umat Islam yang turut merayakan malam tahun baru?” tanya Daeng Nappa’.

“Mungkin dia tidak menganggap perayaan menyambut tahun baru sebagai perayaan agama lain. Mungkin dia menganggap acara perayaan menyambut tahun baru sebagai kegiatan umum dan tidak ada hubungannya dengan perayaan agama,” jawab Daeng Tompo’.

“Dilema juga ini,” ujar Daeng Nappa’.

“Dilema memang kalau kita tidak mau ikuti ajaran agama kita,” kata Daeng Tompo’.

Keduanya pun berjalan sambil diam. Tidak ada yang berbicara sampai mereka berpisah menuju rumah masing-masing. (asnawin)

 

Senin, 22 Desember 2025

.....

Keterangan:

Hampirmi lagi = Sudah hampir lagi

Iye’, banyakmi ini = Iya, sudah banyak lagi



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama