Bahagia dari Jauh

Ada perasaan bahagia yang sulit kujelaskan setiap kali melihat foto-foto teman-teman alumni SMA SMA Negeri 1 Bulukumba di kampung halaman.

 

-----

PEDOMAN KARYA

Kamis, 08 Januari 2026

 

Bahagia dari Jauh

 

Ada perasaan bahagia yang sulit kujelaskan setiap kali melihat foto-foto teman-teman alumni SMA Negeri 1 Bulukumba di kampung halaman.

Teman-teman masih rutin berkumpul, mengadakan pertemuan dan arisan bulanan, hadir bersama di acara pesta pernikahan anak salah seorang teman, aqiqah cucu, atau sekadar janjian santai di warkop.


Kebersamaan itu hidup sekali kurasa, akrab, dan tulus, seperti kurasa waktu tidak benar-benar memisahkan teman-teman.

Kunikmati sekali kurasa kebahagiaan itu dari kejauhan. Foto-foto yang dikirim ke grup WhatsApp alumni menjadi pengobat rindu.

Wajah-wajah yang dulu akrab di bangku sekolah, sekarang tampil dengan kisah hidup masing-masing, tapi tetap ji menyimpan tawa yang sama. Tawa ketika masih sekolah puluhan tahun lalu dan tawa ketika sebagian dari kami sudah memasuki masa pensiun.


Melihat teman-teman foto bersama, tersenyum tanpa dibuat-buat, hatiku kurasa ikut hangat, biar pun hanya sebagai penonton dari jauh.

Memang, saya hanya sesekali bisa bergabung ketika kebetulan pulang kampung, tapi setiap pertemuan yang sempat terwujud selalu kurasa meninggalkan kesan mendalam.

Saya pernah pulang kampung menghadiri pesta pernikahan keluarga dan di tempat pesta secara kebetulan ada beberapa teman alumni SMA yang juga hadir. Maka kami pun bersalaman dan berpelukan, lalu mengabadikan pertemuan itu dengan foto bersama dan mengirimkannya di grup WA alumni.


Duduk bersama, berbincang ringan, mengenang masa lalu, kemudian mengabadikan momen dengan foto bersama. Semua itu menghadirkan kebahagiaan yang utuh dan jujur.

Bagi saya, kebersamaan teman-teman alumni ini adalah bukti bahwa persahabatan sejati tak lekang oleh jarak dan waktu. Meski tidak selalu hadir secara fisik, rasa memiliki dan ikatan batin itu tetap terjaga.

Dan dari kejauhan, saya bahagia teman-teman, karena saya tahu, di kampung halaman, persahabatan itu masih hidup dan dirawat dengan penuh cinta. (asnawin)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama