![]() |
| Pengurus DPP IKA Unismuh Makassar Periode 2026–2030, dilantik oleh Rektor Abdul Rakhim Nanda, di Hotel Arya Duta Makassar, Kamis, 05 Februari 2026. (Foto: Humas Unismuh Makassar) |
------
Jumat, 06 Februari 2026
Wamen P2MI: IKA Unismuh Harus Jadi “Rumah
Besar” Alumni yang Berdampak
Andi Sukri Syamsuri: Alumni Unismuh
Makassar Sudah Lebih dari 100 Ribu Orang
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA).
Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad
Tawalla, mengajak Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Muhammadiyah
(Unismuh) Makassar memperkuat identitas sebagai “rumah besar” bagi alumni dan
memastikan gerak organisasi berdampak.
“Kebanggaan alumni mesti diterjemahkan
dalam program yang berkelanjutan, termasuk penguatan jejaring karier dan career
center berbasis alumni,” kata Dzulfikar saat memberikan sambutan pada Pengurus DPP
IKA Unismuh Makassar Periode 2026–2030, di Hotel Arya Duta Makassar, Kamis, 05
Februari 2026.
Dalam konteks penguatan organisasi,
Dzulfikar turut menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Gedung IKA.
Program itu kembali ditegaskan sebagai salah satu agenda Rakernas, termasuk
kelanjutan pembangunan gedung alumni yang direncanakan mencapai lima lantai.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada
kesempatan yang sama menyampaikan perlunya kolaborasi pemerintah dengan kampus
dan jejaring alumni dalam menjawab persoalan kota.
“Tantangan perkotaan mulai dari layanan
publik hingga isu sosial membutuhkan dukungan kajian akademik, inovasi, dan
kerja bersama,” kata Munafri.
Ia juga menyinggung gagasan pemerintahan
yang berdampak langsung (impactful government) serta membuka ruang kerja sama
dengan perguruan tinggi, termasuk skema yang dapat memperkuat layanan
pendidikan tanpa mematikan peran sekolah swasta, terutama sekolah Muhammadiyah.
Rektor Unismuh Makassar, Dr Abdul Rakhim
Nanda, dalam kesempatan tersebut mendorong agar program bantuan alumni
dilembagakan secara lebih rapi dan berkelanjutan, misalnya melalui wadah “IKA
Unismuh Peduli” dengan sistem pengelolaan dana yang jelas.
“Diharapkan kartu anggota IKA tidak
berhenti sebagai identitas, melainkan memberi manfaat konkret bagi ekosistem
alumni,” kata Rakhim.
Jejaring alumni, tambahnya, perlu
diarahkan untuk memperluas peluang kerja lulusan. Ia menilai persaingan pasar
kerja yang kian ketat membutuhkan dukungan lintas pihak, termasuk penguatan
jaringan karier berbasis alumni.
Ketua IKA Unismuh demisioner, Dr
Kamaruddin Moha, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga kekeluargaan
dan tradisi musyawarah di tubuh organisasi alumni. Menurut dia, kekuatan IKA
bertumpu pada soliditas lintas generasi serta kemampuan merawat komunikasi di
tengah perbedaan.
Ketua Umum DPP IKA Unismuh, Prof Andi
Sukri Syamsuri, menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dan
mengatakan konsolidasi data alumni sebagai pekerjaan dasar yang harus segera
dituntaskan.
Ia menyebut jumlah alumni Unismuh telah
melampaui 100.000 orang sehingga pembaruan basis data dinilai menjadi kunci
untuk menggerakkan program-program yang terukur.
Pelantikan Pengurus IKA Unismuh Makasar oleh Rektor Abdul Rakhim Nanda dirangkaikan
dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IKA Unismuh 2026 yang memuat sejumlah
program konsolidasi alumni, penguatan dukungan untuk kampus, hingga
pengembangan layanan keanggotaan.
Dalam kesempatan itu, DPP IKA juga
menyerahkan beasiswa kepada dua orang mahasiswa yang diberi beasiswa hingga
menyelesaikan studi sarjana. Program tersebut, menurut Andi Sukri Syamsuri, ditujukan
bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan dan tidak memperoleh KIP Kuliah.
Selain beasiswa, IKA Unismuh meluncurkan kartu tanda anggota yang dirancang tidak hanya sebagai identitas alumni, tetapi juga berfungsi sebagai kartu tol, maupun untuk transaksi lainnya. (asnawin)
