-----
Senin, 16 Maret 2026
PWI Takalar Bagikan Sembako untuk Anak
Yatim
TAKALAR, (PEDOMAN KARYA).
Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Pengurus Persatuan Wartawan
Indonesia (PWI) Kabupaten Takalar membagikan bantuan sembako kepada anak yatim
dan pengurus Panti Asuhan Mega Mulia yang berada di Lingkungan Bontobaddo,
Kelurahan Panrannuangku, Kecamatan Polombangkeng Utara, Ahad, 15 Maret 2026.
Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung
oleh Ketua PWI Takalar, Hasdar Sikki, didampingi Sekretaris PWI Takalar
Supahrin Tiro, serta sejumlah pengurus lainnya. Mereka menyerahkan berbagai
kebutuhan pokok kepada pengelola panti asuhan sebagai bentuk kepedulian
terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ketua PWI Takalar, Hasdar Sikki,
mengatakan, kegiatan berbagi ini merupakan wujud kepedulian para jurnalis
kepada sesama, khususnya anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama
pengurus PWI Takalar bisa menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang
membutuhkan serta anak-anak di panti asuhan. Bantuan ini juga mendapat tambahan
dari Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Takalar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan
berupa berbagai kebutuhan pokok seperti beras premium, telur, gula, mi instan,
teh, kopi, hingga susu.
Menurut Hasdar, bantuan tersebut merupakan
hasil gotong royong para pengurus PWI Takalar yang secara sukarela menyisihkan
sebagian rezekinya untuk membantu sesama.
“Ini adalah bentuk kebersamaan teman-teman
pengurus PWI Takalar yang ingin berbagi dengan masyarakat kurang mampu serta
anak-anak di panti asuhan,” tambahnya.
Sebelum mengunjungi Panti Asuhan Mega
Mulia, rombongan PWI Takalar terlebih dahulu menyalurkan bantuan sembako kepada
warga kurang mampu di Kelurahan Kallabbirang dan Kelurahan Maradekaya,
Kecamatan Pattallassang.
Ketua Yayasan Panti Asuhan Mega Mulia,
Hasia, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh PWI
Takalar.
“Kami sangat berterima kasih atas
kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh pengurus PWI Takalar. Semoga seluruh
pengurus selalu diberikan kesehatan serta dimudahkan segala urusannya,” ucapnya.
Hasia menambahkan, saat ini Panti Asuhan
Megah Mulia menampung 30 anak yatim dan warga kurang mampu yang berasal dari
berbagai daerah di Sulawesi Selatan, seperti Sinjai, Wajo, dan daerah lainnya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat
berarti dan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yang tinggal di panti
asuhan tersebut. (hs)
