-----
PEDOMAN KARYA
Rabu, 04 Maret 2026
Catatan Ringan:
Rindu Sahabat
Oleh: Andi Pasamangi Wawo
Berawal dari lagu “Ternyata”, karya kedua
yang saya rilis bulan lalu, membuat sahabat dan letting saya di dunia
kewartawanan tertarik untuk berbincang lebih lama lewat chat di WA.
Kami berdua mengenang masa silam hampir
setengah abad lalu. Kenangan itu menggelayut di pelupuk mata. Ada suka ada duka
bersama ketika teman se-kantor di Suratkabar Pos Makassar milik Tokoh
Pers Rahman Arge yang dipimpin Andi Tonra Mahie, di awal tahun 80-an hingga
masa Reformasi.
Mathin Surya, teman yang jadi sahabat ini,
seorang pelukis yang multitalenta diberi tanggungjawab merampungkan lay-out,
termasuk karikatur dan ilustrasi merangkap Redaktur Pelaksana. Sementara
jabatan saya, Wakil Pimpinan Redaksi / Penanggungjawab merampungkan berita
mengisi 12 halaman yang kosong, ketika deadline.
Kedua tugas yang “wajib” berkolaborasi ini
kadang terasa membosankan karena hampir menyerap semua tenaga, pikiran dan
waktu hingga “ilmu” mengakali pekerjaan. Kadang hari Minggu dan libur pun
tersita.
Namun seiring masa berjalan ditelan waktu,
ternyata kerja di bawah tekanan itulah yang membuat kami berdua bisa eksis
sampai kini. Kami tak mudah rapuh dan cengeng menghadapi kenyataan hidup
sepahit apapun.
Lebih seperempat abad kami tak pernah
bertemu sejak ia hijrah dan berkiprah di
ibukota. Untung ada Facebook mempertemukan kami dan lanjut ke massenger
serta Whatshapp.
Dia bertanya : “Apakah kemampuan dulu
mengisi kolom di halaman ‘Seni dan Budaya’ yang biasanya kurang naskahnya,
dalam sekejap masih bisa dilakukan, saudara?”
Saat itu pukul 21.14 Wita, dan saya balas pukul
21.29 Wita. Artinya, 15 menit kemudian saya jawab dengan syair “RINDU SAHABAT”,
yang kemudian diaransir menjadi lagu ketiga saya.
“Saya siap kolaborasi gunakan AI untuk
lagu dan visualnya,” tutur pakar film yang banyak menyutradarai dan memproduksi
film reklame di TV ini.
Awalnya saya sarankan lagunya berirama
dangdut. “Tapi, slowbeat lebih tepat karena saya merasa tersentuh dan merasa
merasuk di sukma,” katanya.
Dan, lagu itu pun jadi. Kerja dua orang
sahabat yang terpisah pulau sekian lama. Tentu berharap dapat bersua kembali di
usia senja sebelum kami berpisah 'tuk selamanya.***
.....
Catatan ringan ini khusus untuk sahabatku,
Mathin Surya bersama keluarganya, nun jauh di seberang sana.
Jelang Nuzulul Qur’an 13 Ramadhan.
Manggala, usai fardhu Subuh 03032026
