Unhas Tembus Peringkat 951-1000 Dunia

MENDUNIA. Rektor Unhas Jamaluddin Jompa memaparkan berbagai capaian strategis Unhas, terutama peningkatan posisi universitas dalam pemeringkatan global dalam “Pertemuan dan Dialog Pimpinan Unhas bersama Jajaran Media Massa dan Jurnalis”, di Ballroom Unhas Hotel and Convention, Sabtu, 14 Maret 2026. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)   

 

-----

Sabtu, 14 Maret 2026

 

Unhas Tembus Peringkat 951-1000 Dunia

 

Versi QS Word University 2026

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Universitas Hasanuddin (Unhas) mencatatkan capaian penting di tingkat internasional dengan berhasil menembus peringkat 951–1000 dunia dalam pemeringkatan QS World University Rankings tahun 2026.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu sorotan utama yang disampaikan dalam “Pertemuan dan Dialog Pimpinan Unhas bersama Jajaran Media Massa dan Jurnalis”, di Ballroom Unhas Hotel and Convention, Sabtu, 14 Maret 2026.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 60 perwakilan media tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang dialog antara pimpinan kampus dan insan pers. Dalam kesempatan itu, Rektor Jamaluddin Jompa memaparkan berbagai capaian strategis Unhas, terutama peningkatan posisi universitas dalam pemeringkatan global.

Menurut Rektor yang akrab disapa Prof JJ tersebut, keberhasilan Unhas masuk dalam kelompok 1000 universitas terbaik dunia menunjukkan kemajuan signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh civitas akademika dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi Universitas Hasanuddin untuk terus memperkuat kolaborasi riset dan memperluas jejaring internasional,” ujarnya.

Selain peringkat global universitas, Unhas juga mencatatkan prestasi pada pemeringkatan berbasis bidang ilmu.

Dalam QS World University Rankings by Subject, beberapa bidang studi Unhas berhasil masuk jajaran dunia, di antaranya Agriculture and Forestry pada peringkat 251–300 dunia, Politics pada peringkat 301–400 dunia, serta Medicine pada peringkat 601–650 dunia.

Prof JJ menegaskan, capaian tersebut menandakan bahwa Unhas terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang memiliki daya saing internasional, sekaligus tetap berperan bagi masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Keberadaan Unhas saat ini telah menjadi bagian dan milik publik, terutama masyarakat di kawasan Indonesia Timur. Karena itu, Unhas harus menjadi kampus yang maju di tingkat nasional hingga internasional,” katanya.

Ia menilai selama ini kawasan Indonesia Timur kerap dipandang tertinggal dalam pembangunan. Karena itu, Unhas diharapkan dapat berperan sebagai lokomotif kemajuan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi di kawasan tersebut.

“Indonesia Timur sering kali dipandang tertinggal. Kehadiran Unhas diharapkan mampu menghapus sekat dan mengurangi ketimpangan pembangunan di wilayah ini,” tambahnya.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), lanjutnya, Unhas juga terus berupaya menjadi contoh dalam pengelolaan dan pengembangan perguruan tinggi yang profesional dan terbuka.

Hal itu antara lain ditunjukkan dengan keberhasilan Unhas meraih kategori Informatif dalam Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 dari Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia.

Dalam dialog yang berlangsung dalam suasana buka puasa bersama tersebut, pihak Unhas juga menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan berbagai program, inovasi, dan kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.

Prof JJ bahkan mengumumkan program khusus bagi kalangan jurnalis yang ingin melanjutkan pendidikan di Unhas.

“Unhas memberikan beasiswa sebesar 50 persen bagi jurnalis yang ingin melanjutkan studi S2 maupun S3. Ini merupakan bentuk kontribusi kami, dan berlaku bagi seluruh media tanpa terkecuali,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada media yang selama ini aktif memberitakan perkembangan kampus.

“Media tentu ikut berperan dalam capaian tersebut karena telah memberikan ulasan-ulasan positif tentang berbagai perkembangan Unhas,” kata Prof JJ. (kia)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama