------
Ahad, 31 Mei 2026
Mahasiswa Kedokteran Hewan Unhas Gelar
Bangku Kastrad
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Himpunan
Mahasiswa Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (HIMAKAHA
FK Unhas) menggelar kegiatan Bangku Kastrad (Kajian Strategis dan Advokasi) Vol.
2, di Student Center FK Unhas, Tamalanrea, Makassar, Ahad, 31 Mei 2026.
Bangku Kastrad yang diikuti sekitar 60
mahasiswa mengusung tema: “Voicing Change: Menguatkan Kontribusi Mahasiswa
dalam Advokasi Isu Strategis di Tengah Dinamika Global” dan menjadi wadah
pengembangan kapasitas mahasiswa dalam memahami isu sosial, gerakan advokasi,
serta peran mahasiswa di era digital.
Ketua Panitia, Fahri Saputra, menyampaikan
bahwa kegiatan dipersiapkan secara kolaboratif oleh Steering Committee (SC) dan
Organizing Committee (OC) guna menghadirkan forum diskusi yang edukatif dan
relevan dengan kondisi saat ini.
“Kegiatan ini dipersiapkan bersama oleh SC
dan OC agar dapat menjadi ruang belajar yang produktif bagi mahasiswa,” ujar
Fahri.
Ketua HIMAKAHA FK Unhas, Muhammad Rizki
Ismayanto, menuturkan Bangku Kastrad
Vol. 2 dirancang untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan
advokasi terhadap berbagai isu strategis.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan skill
mahasiswa dalam advokasi isu. Kami juga berharap seluruh peserta dapat
memanfaatkan forum ini untuk berdiskusi dan belajar bersama,” jelas Rizki.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber dari
latar belakang akademisi dan praktisi. Salah satunya adalah Kepala Humas
Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman, yang membahas transformasi gerakan sosial
di era digital.
Dalam pemaparannya, Ishaq menjelaskan
bahwa gerakan sosial saat ini mengalami perubahan signifikan seiring
perkembangan teknologi informasi dan media sosial.
“Gerakan sosial telah bertransformasi.
Mahasiswa tetap menjadi agent of change, dan media sosial kini menjadi wadah
gerakan yang sangat powerful,” ungkapnya.
Dosen Fakultas Hukum Unhas, Muslim Haq,
menjelaskan pentingnya advokasi sebagai gerakan yang terencana dan memiliki
tujuan jelas dalam mendorong perubahan sosial.
Ia menekankan bahwa advokasi tidak hanya
berbicara tentang aksi, tetapi juga membutuhkan strategi, pemetaan isu, dan
pendekatan yang sistematis agar mampu menghasilkan dampak nyata.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari
Kaprodi Kedokteran Hewan FK Unhas, Prof Dwi Kesuma Sari. Menurutnya,
pelaksanaan Bangku Kastrad Vol. 2 menghadirkan nuansa berbeda dibanding tahun
sebelumnya karena melibatkan narasumber dari luar program studi.
“Kegiatan ini berbeda dari tahun lalu.
Kami berterima kasih atas hadirnya narasumber dari luar agar mahasiswa
mendapatkan wawasan baru,” tutur Dwi Kesuma.
Melalui Bangku Kastrad Vol. 2, HIMAKAHA FK
Unhas berharap mahasiswa mampu memperkuat daya kritis, kepedulian sosial, dan
keterampilan advokasi sebagai bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam
menghadapi tantangan global yang terus berkembang.
Kegiatan ini dipandu oleh drh. Muhammad
Ikhlasul Akmal, dosen prodi kedokteran hewan Unhas sebagai moderator. (kia)
