-----
PEDOMAN KARYA
Senin, 13 Juli
2026
Obrolan Daeng
Tompo’ dan Daeng Nappa’:
Tidak Mau Tong
Kalah Polri dan Kejagung dari Piala Dunia
“Tidak mau tong
kalah Polri dan Kejagung dari Piala Dunia,” kata Daeng Nappa’ sambil tersenyum kepada
Daeng Tompo’ saat jalan-jalan pagi seusai shalat subuh berjamaah di masjid.
“Apa seng
hubungannya antara Polri dan Kejagung dengan Piala Dunia?” tanya Daeng Tompo’
juga sambil tersenyum.
“Ini kan sedang berlangsung
Piala Dunia Sepakbola di Amerika, Kanada, dan Meksiko. Perhatian orang tentu
banyak ke Piala Dunia,” kata Daeng Nappa’.
“Terus Polri dan
Kejagung?” potong Daeng Tompo’.
“Polri dan
Kejagung mau tong jadi tontonan,” kata Daeng Nappa’ masih sambil tersenyum.
“Tontonan
bagaimana?” tanya Daeng Tompo’ penasaran.
“Polri tiba-tiba
menetapkan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie
Adriansyah sebagai tersangka. Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung),
menetapkan Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional
(BGN) Brigadir Jenderal Polisi Lalu Muhammad Iwan Mahardan sebagai tersangka
perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG)
pada BGN periode 2025-2026,” jawab Daeng Nappa’.
“Kenapa bisa?”
tanya Daeng Tompo’.
“Janganmaki’ tanya
kenapa bisa. Menontonmaki’ saja. Kita lihatmi saja bagaimana kelanjutan pertarungan
antara Polri dan Kejagung. Ini baru babak pertama. Kita tunggu babak kedua,”
kata Daeng Nappa’ masih sambil tersenyum.
“Siapa tahu
berlanjut ke perpanjangan waktu,” timpal Daeng Tompo’ juga sambil tersenyum.
“Bisa juga nanti
terjadi adu penalti,” kata Daeng Nappa’ sambil tertawa dan keduanya pun
tertawa-tawa. (asnawin)
Senin, 13 Juli
2026
…..
Keterangan:
Tidak mau tong kalah = Tidak
mau juga kalah
Apa seng hubungannya = Apa
lagi hubungannya
Polri dan Kejagung mau tong jadi
tontonan = Polri dan Kejagung mau juga jadi tontonan
Janganmaki’ tanya kenapa bisa
= Tidak usah bertanya kenapa bisa
Menontonmaki’ saja = Menonton
sajalah
Kita lihatmi saja = Kita lihat
saja
