Unhas Raih Penghargaan Pembayar Pajak Besar

PEMBAYAR PAJAK BESAR. Kepala Seksi Pengawasan I KPP Madya Makassar, Damayanti (ketiga dari kanan), menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Wakil Rektor Unhas, Prof Subehan (ketiga dari kiri), di sela kegiatan Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Semester I Tahun Anggaran 2026, di Aula Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Senin, 06 Juli 2026. (Foto: Humas Unhas)     

 

-----

Senin, 06 Juli 2026

 

Unhas Raih Penghargaan Pembayar Pajak Besar

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Universitas Hasanuddin (Unhas) meraih penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Makassar sebagai pembayar pajak besar tahun 2025 serta partisipasi aktif dalam pemenuhan kewajiban perpajakan.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Seksi Pengawasan I KPP Madya Makassar, Damayanti, kepada Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan Unhas, Prof Subehan, di sela kegiatan Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Semester I Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan Unhas, di Aula Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Senin, 06 Juli 2026.

Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Semester I Tahun Anggaran 2026 diikuti sekitar 21 peserta yang merupakan pengelola keuangan dan perbendaharaan dari berbagai unit kerja di lingkungan Unhas.

Kepala Seksi Pengawasan I KPP Madya Makassar, Damayanti, menjelaskan, Unhas merupakan salah satu institusi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan pajak di wilayah kerja KPP Madya Makassar.

Selama beberapa tahun terakhir, kontribusi tersebut terus menunjukkan tren positif yang diikuti dengan peningkatan kualitas administrasi perpajakan di lingkungan universitas.

Penghargaan yang diberikan tidak hanya didasarkan pada besarnya kontribusi fiskal, tetapi juga pada konsistensi institusi dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Kepatuhan administrasi yang terus meningkat menjadi indikator penting dalam menciptakan tata kelola organisasi yang sehat dan berintegritas.

“Kami juga melihat peningkatan kepatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan, termasuk penyampaian SPT Tahunan yang semakin baik. Kombinasi keduanya mencerminkan budaya tata kelola institusi yang semakin matang, transparan, dan bertanggung jawab,” kata Damayanti.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan Unhas, Prof Subehan, menyampaikan, tata kelola keuangan merupakan salah satu pilar utama dalam membangun institusi pendidikan tinggi yang unggul.

Akuntabilitas pengelolaan keuangan adalah prasyarat penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan patuh terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam membangun universitas riset yang kredibel, dipercaya publik, dan berkelanjutan. Komitmen ini akan terus kami perkuat untuk mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi,” kata Prof. Subehan. (kia)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama