Polisi Tidak Puas Kalau Tidak Mendapatkan Sesuatu dari Tahanan

“Polisi sepertinya tidak puas kalau tidak mendapatkan sesuatu dari tahanan,” kata Daeng Tompo’ kepada Daeng Nappa’ saat jalan-jalan pagi seusai shalat subuh berjamaah di masjid. 

 

-----

PEDOMAN KARYA

Kamis, 06 Agustus 2026

 

Obrolan Daeng Tompo’ dan Daeng Nappa’:

 

Polisi Tidak Puas Kalau Tidak Mendapatkan Sesuatu dari Tahanan

 

“Polisi sepertinya tidak puas kalau tidak mendapatkan sesuatu dari tahanan,” kata Daeng Tompo’ kepada Daeng Nappa’ saat jalan-jalan pagi seusai shalat subuh berjamaah di masjid.

“Keluar mi itu anaknya teman ta’ yang ditahan di Polsek?” tanya Daeng Nappa’.

“Belum pi,” kata Daeng Tompo’.

“Apa lagi masalahnya?” tanya Daeng Nappa’.

“Itumi kubilang tadi. Polisi sepertinya tidak puas kalau tidak mendapatkan sesuatu dari tahanan. Kanit Reskrim belum menandatangani surat penangguhanan penahanan tahanan, padahal sudah dua minggu mi korban dan pelaku pencurian berdamai dan cabut laporan. Pelaku juga sudah mengganti semua uang ganti rugi kepada korban. Tidak adami masalah sebenarnya, tapi Pak Kanit belum tanda tangan,” tutur Daeng Tompo’.

Barangkali mau ditanya apa maunya. Kalau mau uang, berapa dia minta,” ujar Daeng Nappa’.

“Pak Kanit tidak bilang juga, tapi tetap dia ulur-ulur tanda tangan. Banyak sekali alasannya, padahal beberapa hari lalu dia bilang sudahmi tanda tangan, setelah di-cek ke penyidik, ternyata belum pi tanda tangan,” ungkap Daeng Tompo’.

“Luar biasa itu Pak Kanit. Mentang-mentang dia berkuasa, dia seenaknya menggunakan kekuasaannya,” tukas Daeng Nappa’.

“Pasti dia akan celaka nanti itu. Dia sudah menganiaya orang dan do’a orang yang teraniaya itu biasanya makbul,” kata Daeng Tompo’. (asnawin)

 

Kamis, 06 Agustus 2026

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama