-----
Jumat, 16 Oktober 2026
Prodi Magister Arsitektur Unhas Kirim Mahasiswa
Kuliah di Jepang
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA).
Program Studi Magister Arsitektur Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali
mengirim mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Jepang melalui program Twinning
Program (Joint Degree) bersama Toyohashi University of Technology (TUT).
Program ini memberikan kesempatan kepada
mahasiswa untuk meraih dua gelar magister sekaligus, masing-masing dari Unhas
dan TUT.
Mahasiswa yang diberangkatkan di antaranya,
Adhi Nauval Hafizh Thaha, dinyatakan lulus seleksi pada 17 Juli 2026, dan akan
mengikuti studi di Master’s Program of Architecture and Civil Engineering TUT
selama periode Oktober 2026 hingga September 2027.
Pelepasan di Ruang Dekan Fakultas Teknik
Unhas, Selasa, 22 September 2026, dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan
dan Sumber Daya Fakultas Teknik Unhas, Dr. Ir. Ar. H. Edward Syarif, bersama
Ketua Program Studi Magister Arsitektur, Dr. Eng. Ir. Asniawaty.
Edward Syarif menyampaikan bahwa kerja
sama dengan TUT akan terus dikembangkan, termasuk membuka peluang bagi
mahasiswa untuk memperoleh beasiswa penuh dari Pemerintah Jepang. Upaya ini
diharapkan dapat memperluas akses mahasiswa berprestasi untuk mengikuti program
gelar bersama tanpa terkendala biaya pendidikan.
“Melalui program ini, mahasiswa menjalani
tahun pertama pendidikan di Unhas dan tahun kedua di TUT. Skema tersebut
memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik internasional sekaligus
memperluas wawasan dalam bidang arsitektur dan teknik sipil,” ujar Edward
Kerja sama Unhas dan TUT telah berlangsung
sejak 2017 serta melibatkan Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota
Unhas. Kemitraan tersebut tidak hanya mendukung mobilitas mahasiswa, tetapi
juga membuka peluang riset dan publikasi bersama, pertukaran dosen, serta
penyelarasan kurikulum ant perguruan tinggi.
Ketua Program Studi Magister Arsitektur
Unhas, Asniawaty, berharap semakin banyak mahasiswa yang dapat mengikuti
program tersebut pada masa mendatang.
Menurutnya, kesempatan belajar di Jepang
dan meraih dua gelar magister menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan
kualitas lulusan sekaligus memperkuat daya saing akademik di tingkat
internasional.
“Alhamdulilah, para mahasiswa telah tiba
sejak tanggal 10 kemarin. Setibanya di Jepang, para mahasiswa diterima langsung
oleh Rektor Toyohashi University of Technology dalam upacara penerimaan
mahasiswa internasional,” kata Asniwaty.
Program Twinning Program (Joint Degree)
ini juga menjadi bagian dari upaya Unhas memperluas jejaring kemitraan dengan
perguruan tinggi bereputasi dunia. Peningkatan mobilitas mahasiswa dan
penguatan kolaborasi internasional diharapkan dapat mendukung langkah Unhas
menuju World Class University (WCU). (asnawin)
