Prodi Magister Arsitektur Unhas Kirim Mahasiswa Kuliah di Jepang

KULIAH DI JEPANG. Adhi Nauval Hafizh Thaha (tengah) foto bersama Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya Fakultas Teknik Unhas, Dr. H. Edward Syarif (paling kiri), dan Ketua Program Studi Magister Arsitektur, Dr. Asniawaty, pada acara pelepasan di Ruang Dekan Fakultas Teknik Unhas, Selasa, 22 September 2026. (ist)
 

-----

Jumat, 16 Oktober 2026

 

Prodi Magister Arsitektur Unhas Kirim Mahasiswa Kuliah di Jepang

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Program Studi Magister Arsitektur Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mengirim mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Jepang melalui program Twinning Program (Joint Degree) bersama Toyohashi University of Technology (TUT).

Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk meraih dua gelar magister sekaligus, masing-masing dari Unhas dan TUT.

Mahasiswa yang diberangkatkan di antaranya, Adhi Nauval Hafizh Thaha, dinyatakan lulus seleksi pada 17 Juli 2026, dan akan mengikuti studi di Master’s Program of Architecture and Civil Engineering TUT selama periode Oktober 2026 hingga September 2027.

Pelepasan di Ruang Dekan Fakultas Teknik Unhas, Selasa, 22 September 2026, dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya Fakultas Teknik Unhas, Dr. Ir. Ar. H. Edward Syarif, bersama Ketua Program Studi Magister Arsitektur, Dr. Eng. Ir. Asniawaty.

Edward Syarif menyampaikan bahwa kerja sama dengan TUT akan terus dikembangkan, termasuk membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh beasiswa penuh dari Pemerintah Jepang. Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses mahasiswa berprestasi untuk mengikuti program gelar bersama tanpa terkendala biaya pendidikan.

“Melalui program ini, mahasiswa menjalani tahun pertama pendidikan di Unhas dan tahun kedua di TUT. Skema tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik internasional sekaligus memperluas wawasan dalam bidang arsitektur dan teknik sipil,” ujar Edward

Kerja sama Unhas dan TUT telah berlangsung sejak 2017 serta melibatkan Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Unhas. Kemitraan tersebut tidak hanya mendukung mobilitas mahasiswa, tetapi juga membuka peluang riset dan publikasi bersama, pertukaran dosen, serta penyelarasan kurikulum ant perguruan tinggi.

Ketua Program Studi Magister Arsitektur Unhas, Asniawaty, berharap semakin banyak mahasiswa yang dapat mengikuti program tersebut pada masa mendatang.

Menurutnya, kesempatan belajar di Jepang dan meraih dua gelar magister menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperkuat daya saing akademik di tingkat internasional.

“Alhamdulilah, para mahasiswa telah tiba sejak tanggal 10 kemarin. Setibanya di Jepang, para mahasiswa diterima langsung oleh Rektor Toyohashi University of Technology dalam upacara penerimaan mahasiswa internasional,” kata Asniwaty.

Program Twinning Program (Joint Degree) ini juga menjadi bagian dari upaya Unhas memperluas jejaring kemitraan dengan perguruan tinggi bereputasi dunia. Peningkatan mobilitas mahasiswa dan penguatan kolaborasi internasional diharapkan dapat mendukung langkah Unhas menuju World Class University (WCU). (asnawin)

 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama