iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » Unismuh Wisuda 1.500 Alumni, Mahasiswa Pertanian Raih IPK Tertinggi


Pedoman Karya 1:34 AM 0


WISUDA KE-64. Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mewisuda 1.530 alumninya pada Wisuda ke-64, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar, Sabtu, 17 Maret 2018. (Foto: Asnawin Aminuddin)








--------
Sabtu, 17 Maret 2018


Unismuh Wisuda 1.500 Alumni, Mahasiswa Pertanian Raih IPK Tertinggi


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mewisuda 1.530 alumninya pada Wisuda ke-64, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar, Sabtu, 17 Maret 2018.
Dari 1.530 alumni tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Kehutanan, Fakultas Pertanian, atas nama Darmawati, tercatat sebagai wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, yakni 3,98, dengan lama studi empat tahun dan tiga bulan.
Pada Program Pascasarjana (PPs), alumni dengan IPK tertinggi tercatat atas nama Taufik Hidayat, dari Program Studi Magiter (S2) Administrasi Publik, dengan IPK 3,98, dan lama studi dua tahun dan enam bulan.
“Wisuda ke-64 Universitas Muhammadiyah Makassar dengan wisudawan sebanyak 1.530 orang yang tersebar pada 26 program studi, rata-rata IPK sebesar 3,65, dengna lama studi rata-rata empat tahun dan enam bulan,” kata Rektor Unismuh, Dr Abdul Rahman Rahim.
Kepada para wisudawan, Rektor Unismuh mengatakan, selama ini dalam proses perkuliahan, aktivitas mereka masih terpola, terjadwal, dan tertata sesuai program universitas di bawah bimbingan dan arahan para dosen.
“Setelah diwisuda hari ini, aktivitas Anda lebih banyak ditentukan oleh kemampuan personal Anda. Kalau selama ini Anda dinilai dan dievaluasi oleh dosen, maka setelah ini masyarakatlah yang akan menilai dan mengevaluasi Anda,” kata Rahman Rahim.
Aktivitas belajar, katanya, bukan berarti akan berakhir dengan berakhirnya proses perkuliahan, tetapi belajar harus terjadi sepanjang hidup.
Keahlian dan gelar yang disertai  selembar kertas ijazah, menurutnya tidak akan bermakna tanpa karya nyata di tengah masyarakat.
“Saudara akan dinilai oleh masyarakat dari cara berpikir dan bertindak yang cermat dan teliti, serta dinilai dari sikap dn aktivitas Anda,” kata Rahman Rahim.
Acara wisuda dihadiri Ketua Majelis Dikti-Litbang PP Muhammadiyah Prof Lincolin Arsyad, Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Jasruddin, Koordinator Kopertais Wilayah VII, Ketua PW Muhammadiyah Sulsel Prof Ambo Asse, Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapolda Sulsel, mantan Rektor Unismuh Prof Irwan Akib, Plt Walikota Makassar Samsul Rizal, serta sejumlah undangan lainnya. (zak)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply