UNM Hanya DO 300 Mahasiswa, Tahun Lalu DO 2.400 Mahasiswa


DROP OUT. Universitas Negeri Makassar (UNM) pada awal tahun 2019 ini hanya mengeluarkan (drop out) 342 mahasiswa, jauh di bawah jumlah tahun lalu (2018) yang mencapai angka 2.434 mahasiswa. Inzet: Husain Syam.








--------


Rabu, 09 Januari 2019


UNM Hanya DO 300 Mahasiswa, Tahun Lalu DO 2.400 Mahasiswa


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Universitas Negeri Makassar (UNM) pada awal tahun 2019 ini hanya mengeluarkan atau men-DO (drop out) 342 mahasiswa, jauh di bawah jumlah tahun lalu (2018) yang mencapai angka 2.434 mahasiswa.

Ke-342 mahasiswa yang di-DO tahun ini terdiri atas mahasiswa Fakultas MIPA sebanyak 30 orang, mahasiswa Fakultas Teknik (FT) sebanyak 60 orang, mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) sebanyak 56 orang, mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) sebanyak 83 orang.

Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) sebanyak 47 orang, mahasiswa Fakultas Ilmu-ilmu Sosial (FIS) sebanyak 21 orang, mahasiswa Fakultas Pesikologi (Fpsik) sebanyak 6 orang, mahasiswa Fakultas Seni dan Desain (FSD) sebanyak 20 orang, dan mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) sebanyak 19 orang.

Rektor UNM Prof Husain Syam mengatakan, keputusan keluarnya DO ini berdasarkan kepada peraturan akademik yang berlaku dengan Surat Keputusan Rektor Universitas Negeri Makassar, Nomor 6513/UN36/KM/2018, tanggal 26 Desember 2019, tentang penetapan mahasiswa putus studi/Drop Out pada program sarjana dan Program Diploma UNM.

“Keluarnya surat keputusan ini mengacu kepada peraturan akademik UNM, batas waktu studi, lewat masa studi, serta tidak aktif tiga semester menjalani proses perkuliahan,” jelas Husain Syam, kepada wartawan di Makassar, Rabu, 09 Januari 2019.

Dengan terbitnya surat pemecatan tersebut, kata Husain, maka mahasiswa bersangkutan tidak bisa lagi melakukan kompromi, karena selama diberi kesempatan untuk melaksanakan haknya sebagai mahasiswa, ternyata tidak terpenuhi dengan baik.

Pada sebuah kesempatan, Husain Syam secara tegas mengatakan, seleksi calon mahasiswa baru UNM tergolong sulit dan menyelesaikan pendidikan di UNM juga tidak mudah, apalagi saat ini UNM sudah menyandang status perguruan tinggi Terakreditasi A atau Unggul.

“UNM tidak main-main. Kita sudah Akreditasi A. Kita jaga kualitas akademik. Ini juga untuk kepentingan bersama. Mahasiswa DO bakal berpengaruh kepada kualitas, akreditasi, dan penilaian nasional,” kata Husain. (met)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama