iklan

Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » Peminat Jalur Mandiri UNM 6.000 Orang, Kuota Hanya 2.000-an Kursi


Pedoman Karya 1:26 AM 0


JALUR MANDIRI. Rektor UNM, Prof Husain Syam, memimpin langsung peninjauan pelaksanaan seleksi jalur mandiri calon mahasiswa baru UNM Tahun Akademik 2019/2020, Selasa, 23 Julli 2019. (ist)






---------

Kamis, 25 Juli 2019


Penerimaan Mahasiswa Baru:


Peminat Jalur Mandiri UNM 6.000 Orang, Kuota Hanya 2.000-an Kursi


-          Peminat Jalur Hafidz Al-qur’an 19 Orang
-          Peminat Jalur Prestasi Juara 173 orang
-          Kuota Jalur Mandiri 2.473 Orang
-          Kuota Jalur SNMPTN 1.775 Orang
-          Kuota Jalur SBMPTN 2.475 Orang


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Peminat jalur mandiri calon mahasiswa baru (Camaba) Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun akademik 2019/2020 sebanyak 6.004 orang, sedangkan jalur hafidz atau penghafal Al-qur’an (15 juz) sebanyak 19 orang, dan jalur prestasi yang mendaftar melalui jalur prestasi juara (nasional dan internasional) sebanyak 173 orang.

Wakil Rektor 1 UNM, Prof Dr rer nat Muharram MSi, beberapa waktu menjelaskan, kuota caon mahasiswa baru jalur SNMPTN, SBMPTN, dan Jalur Mandiri tetap sama dengan tahun lalu, yakni sebanyak 1.775 orang melalui jalur SNMPTN, sebanyak 2.475 melalui jalur SBMPTN, serta 2.473 orang melalui jalur mandiri.

Hasil seleksi camaba jalur SNMPTN sudah diumumkan pada 23 Maret 2019, sedangkan hasil seleksi camaba jalur SBMPTN juga sudah diumumkan pada 09 Juli 2019.

-----------
Berita terkait:


-----------

Seleksi camaba jalur mandiri juga sudah dilaksanakan pada Selasa, 23 Juli 2019, dan dilanjutkan Rabu, 24 Juli 2019, bagi camaba yang memilih program studi tertentu, seperti Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Rektor UNM, Prof Husain Syam, yang memimpin langsung peninjauan pelaksanaan seleksi jalur mandiri, mengatakan, pelaksanaan seleksi berjalan lancar dan tertib.

“Alhamdulillah, sampai berakhir kegiatan ujian mandiri, tidak ada laporan terkait adanya kesalahan atau pelanggaran yang kita temukan,” kata Husain.

Mantan Dekan Fakultas Teknik UNM itu mengatakan, UNM menyiapkan kuota mahasiswa sebesar 30 persen lewat jalur mandiri dari total jumlah mahasiswa baru yang akan diterima pada tahun akademik 2019/2020.

“Tapi kuota itu bisa saja bertambah jika kouta SBMPTN belum tercukupi,” ujar Husain.

Dia mengatakan, ada beberapa Prodi yang tetap menjadi andalan dan favorit dari tahun ke tahun, antara lain Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) dan Prodi Manajemen.

“Prodi yang paling banyak peminatnya untuk kelompok sains dan teknologi, yaitu Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK), sedangkan prodi yang paling banyak peminatnya untuk kelompok sosial yaitu Prodi Manajemen. Prodi Manajemen ini bahkan jika dikalkulasi, paling banyak diminati untuk semua Prodi,” ungkap Husain.

------------
Berita terkait:


-----------


Makan Siang di Banta-bantaeng

Pada ujian praktek dan wawancara camaba jalur mandiri, Rabu, 24 Juli 2019, rektor UNM Husain Syam bersama para pimpinan universitas dan panitia, juga melakukan peninjauan ke beberapa lokasi tes dan mereka kemudian makan siang di Kampus Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNM Banta-bantaeng.

“Alhamdulillah pelaksanaan seleksi berjalan lancar dan tertib,” kata Husain, saat maan siang bersama para wakil rektor, Direktur Program Pascasarjana UNM Prof Hamsu Gani, Dekan FIK UNM Prof Hasmiati, serta sejumlah panitia dan dosen FIK UNM.

Tahun Lalu

Tahun lalu atau tahun akademik 2018/2019, UNM menampung 23 mahasiswa baru (Maba) hafidz atau penghafal Al-qur’an (15 juz) dan 136 maba juara berbagai macam lomba (olahraga, dan lain-lain) level nasional dan atau internasional.

Para hafidz dan para juara tersebut diterima melalui Jalur Prestasi yang merupakan bagian dari Jalur Mandiri. Jalur Mandiri terbagi dua jalur, yaitu Jalur Prestasi dan Jalur Tes Potensi Akademik (TPA).

“Jalur prestasi merupakan kebijakan baru yang kami terapkan tahun ini, karena memang baru tahun kemarin kami susun naskah akademiknya. Ini bentuk penghargaan kami kepada putra-putri terbaik bangsa atas capaian prestasi yang mereka dapatkan,” ungkap Husain Syam. (asnawin)

-----------
Baca juga:


 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply