Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Sosok

» » » » » Straight News


Pedoman Karya 6:50 PM 0


STRAIGHT NEWS biasa juga disebut berita langsung, artinya berita yang langsung mengemukakan fakta atau kejadian pada paragraf awal. Unsur 5W + 1H langsung dikemukakan pada awal (alinea pertama hingga alinea kedua).

 



---------

Senin, 30 Maret 2020


KOLOM JURNALISTIK


STRAIGHT NEWS



Oleh : Asnawin Aminuddin
(Wartawan / Pengajar)


Manusia diharapkan tidak hanya menjadi pengisi dan penghias bumi, tetapi juga diberi tugas menjadi khalifah (penguasa) di muka bumi dengan cara hidup bermasyarakat. Antara manusia satu dengan lainnya diharapkan saling memberi kabar atau nasehat, saling menolong, serta saling mengenal.

Dengan demikian, saling memberi kabar atau berita merupakan anjuran atau bahkan perintah dari Allah SWT, tetapi tentu saja berita atau kabar dimaksud adalah kabar atau berita yang benar, bukan berita bohong (hoaks).

Penyampaian kabar atau berita tersebut dapat dilakukan secara lisan dan dapat pula secara tertulis. Untuk memudahkan penyampaian berita atau informasi secara luas, manusia kemudian menciptakan media massa cetak dan elektronik.

Media massa cetak antara lain koran, tabloid, majalah, dan bulletin, sedangkan media massa elektronik antara lain radio dan televisi.

Kini malah sudah dikenal media massa lainnya yang dapat memadukan media cetak dan media elektronik, yaitu media internet, media online, media daring yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja.

Cara atau seni penyampaian berita atau informasi melalui media massa itulah yang disebut jurnalistik.

Jurnalistik adalah seni dan keterampilan mencari, mengumpulkan, mengolah, menyusun, menyimpan, dan menyajikan berita tentang peristiwa yang terjadi sehari-hari secara indah melalui media massa.

Berita (news) adalah laporan atau pemberitahuan tentang segala peristiwa aktual yang menarik perhatian orang banyak. Dalam konteks media massa, berita adalah informasi yang disampaikan melalui media massa.

PENGERTIAN STRAIGHT NEWS

Pada dasarnya ada dua model pemberitaan di media massa, yaitu straight news dan feature news.
Straight news biasa juga disebut berita langsung, artinya berita yang langsung mengemukakan fakta atau kejadian pada paragraf awal. Unsur 5W + 1H langsung dikemukakan pada awal (alinea pertama hingga alinea kedua).

Lima W dan satu H dimaksud yaitu “what” (apa), “who” (siapa), “when” (kapan), “where” (dimana), “why” (mengapa), dan “how” (bagaimana).

Feature news atau berita tidak langsung biasanya diawali dengan kata-kata atau kalimat yang menarik pada paragraf awal, sedangkan unsur 5W + 1H terurai dalam paragraf-paragraf berikutnya.

Secara umum, pola penyajian straight news menggunakan piramida terbalik, yakni mengutamakan informasi paling penting pada bagian awal pemberitaan, selanjutnya informasi penting dan terbaru, agak penting, kurang penting, hingga tidak penting.

Straight news disajikan secara singkat, padat, tetapi jelas. Sebagian besar berita dalam koran harian menggunakan cara penyajian straight news. Itulah sebabnya, wartawan surat kabar atau koran harian, umumnya sangat mahir membuat berita dalam bentuk straight news.
                       
STRAIGHT NEWS UNTUK SIAPA?

Untuk membaca berita di media cetak atau untuk menyimak berita di media elektronik, tentu butuh waktu. Namun, tidak semua orang memiliki waktu luang untuk membaca berita di media cetak, mendengar berita radio, atau menonton berita di stasiun televisi.

Banyak orang yang ingin mengetahui berbagai informasi, terutama peristiwa yang terjadi di sekitar kota atau wilayah tempat tinggal mereka, tetapi mereka tidak memiliki waktu luang. Mereka adalah orang-orang sibuk. Terhadap mereka itulah, disajikan berita dalam bentuk straight news.

Bagaimana cara menyajikan informasi atau berita di media massa? Tentu saja harus dicari, yang didahului dengan perencanaan di dapur redaksi, misalnya mencari berita tentang pemilihan rektor salah satu perguruan tinggi.

Persiapan yang perlu dilakukan yaitu mencari informasi tentang nama-nama yang muncul dalam bursa kandidat rektor, mekanisme pemilihan rektor, jadwal pendaftaran bakal calon rektor, persyaratan bagi para calon rektor, jadwal penyampaian visi misi calon rektor, jadwal penetapan calon rektor, serta jadwal pemilihan rektor.

Setelah itu, wartawan menemui dan mewawancarai para bakal calon rektor, serta meminta pendapat dari berbagai pihak di kampus, antara lain rektor yang sedang/masih menjabat, ketua yayasan, dosen, dan mahasiswa.

MEMBUAT BERITA

Berbagai informasi yang telah dikumpulkan itu kemudian diolah dan diramu dalam rangkaian kalimat yang mengandung unsur 5W + 1H.

Ada banyak model berita, tetapi pada dasarnya berita dibagi dua jenis, yakni berita langsung (straight news) dan berita tidak langsung (feature news).

KONSTRUKSI BERITA

Bangunan atau konstruksi berita terdiri atas tiga unsur, yakni judul berita (headline), teras berita (lead), serta kelengkapan atau penjelasan berita (body).

Berita langsung (straight news) biasanya menggunakan bangunan seperti piramida terbalik.


Berita yang menggunakan bangunan atau metode piramida terbalik mendahulukan penyampaian informasi yang sangat penting, kemudian diikuti informasi-informasi yang penting, agak penting, kurang penting, hingga tidak penting.

Dengan menggunakan metode piramida terbalik, informasi-informasi yang kurang penting atau tidak penting dapat dibuang jika tempat (di halaman koran, tabloid, majalah) atau durasi waktu yang tersedia (televisi, radio) terbatas.

Informasi yang dibuang atau dipenggal tentu saja diharapkan tidak mengurangi atau mengganggu inti berita secara keseluruhan, karena semua fakta yang penting telah dikemukakan pada paragraf awal.

Model pemberitaan straight news terutama ditujukan bagi orang-orang yang sibuk atau tidak mempunyai waktu luang untuk membaca, mendengar, atau menonton suatu pemberitaan.

Mereka biasanya hanya ingin mengetahui fakta utamanya saja dari setiap peristiwa. Mereka tidak perlu mengetahui secara rinci sampai kepada hal-hal yang tidak penting, kecuali kalau peristiwa itu ada hubungannya dengan kegiatan atau urusan yang sedang digarapnya.

-----
Berikut contoh berita metode piramida terbalik :


Wagub Sulsel dan Kepala LLDikti IX Berkunjung ke Stand Universitas Pancasakti


Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX, Prof Jasruddin Malago, menyempatkan diri berkunjung ke stand Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar, pada Sulawesi Education & Techno Expo 2020, di Celebes Convention Centre (CCC), Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Selasa, 18 Februari 2020.

Saat tiba di stand Unpacti, Wagub Andi Sudirman Sulaiman langsung menyalami para dosen dan mahasiswa dan kemudian foto bersama Wakil Rektor I Dr H Ampauleng SE MSi, Wakil Rektor II Nurafny Syhanyb SE MM, serta beberapa dosen dan alumni.

Begitu pula Kepala LLDikti Wilayah IX, Prof Jasruddin Malago, yang didampingi Sekretaris Pelaksana (Sespel) LLDikti IX Andi Lukman, juga langsung menyapa dan menyalami para dosen dan mahasiswa, kemudian foto bersama Rektor Unpacti Dr Rusdin Nawi MSi, Wakil Rektor I Dr H Ampauleng, dan beberapa dosen.

“Kami sangat bangga, karena dari puluhan stand yang ada, stand Universitas Pancasakti salah satu yang sempat dikunjungi oleh Wagub Sulsel dan Kepala Dikti IX, bahkan beliau berdua tidak datang bersamaan, sehingga kami bisa foto bersama juga secara terpisah. Ini benar-benar satu kebanggaan bagi kami,” kata Rusdin Nawi, kepada wartawan.

-------
Penjelasan berita :

Pada paragraf pertama, sudah empat unsur yang tercakup, yaitu:.

What (apa): Sulawesi Education & Techno Expo 2020
Who (siapa):
1.      Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman
2.      Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX, Prof Jasruddin Malago
3.      Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar
When (kapan): Selasa, 18 Februari 2020
Where (dimana): Celebes Convention Centre (CCC), Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar
Why (mengapa): menyempatkan diri berkunjung ke stand Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar

Unsur How (bagaimana, suasana) termuat pada paragraf kedua dan ketiga.


--------
Penulis, Asnawin Aminuddin adalah wartawan Majalah PEDOMAN KARYA (cetak dan daring, www.pedomankarya.co.id), serta pengajar tidak tetap di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, dan Universitas Pancasakti (Unpacti) Makassar.


           





«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply