Abdul Rachmat Noer Balon Walikota Makassar Perkenalkan Tagline AYO'mi CiKa’


Kandidat bakal calon Walikota Makassar, Abdul Rachmat Noer memperkenalkan tagline AYOmi CiKa', temu alumni PPSP IKIP Ujungpandang, di The Culture Club, Makassar, Sabtu malam, 29 Juni 2019.






----
Ahad, 30 Juni 2019


Abdul Rachmat Noer Balon Walikota Makassar Perkenalkan Tagline AYO'mi CiKa’


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Nama Abdul Rachmat Noer sudah mulai disebut-sebut sebagai salah seorang kandidat bakal calon Walikota Makassar periode 2020-2025, dari kalangan profesional.

Saat ditanyakan kepadanya mengenai keseriusannya maju sebagai calon Walikota Makassar, Rachmat dengan tegas mengiyakan.

Pria asal Kabupaten Jeneponto ini mengemukakan keseriusannya pada acara temu alumni PPSP IKIP Ujungpandang, di The Culture Club, Makassar, Sabtu malam, 29 Juni 2019.

Bukan hanya menyatakan keseriusannya, Rachmat bahkan sudah siap dengan tagline dan memperkenalkannya di hadapan para alumni PPSK IKIP Ujungpandang.

“Banyak yang bertanya kepada saya, apa tagline Anda dalam melaksanakan sosialisasi ke masyarakat. Saya katakan, untuk menghadapi kontestasi Pilkada Makassar, saya mengusung tagline AYOmi CiKa’,” tutur Rachmat.

Ia menjelaskan, tagline AYOmi CiKa’ bermakna ajakan untuk membangun Kota Makassar dengan mengedepankan nilai2 luhur kearifan lokal (local wisdom).

Menurut Rachmat, Makassar harus dibangun dengan speed yang lebih cepat, tetapi tidak harus meninggalkan kearifan lokal yang menjadi warisan dari nenek moyang kita.

“Jepang itu negara maju, tapi mereka tetap menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, dan ternyata mereka bisa melakukan modernisasi tanpa meninggalkan tradisi dan budaya nenek moyangnya,” kata Rachmat yang saat ini mengembangkan karir di PT Semen Tonasa.

Makna lain AYOmi CiKa’,.yaitu ajakan kepada warga Kota Makasar untuk bersama dirinya menjadikan Makassar sebagai rumah besar bagi seluruh warganya tanpa membeda-bedakan suku, agama, maupun ras.

“Makassar ini milik kita bersama. Mari kita jaga dan pelihara, jangan sampai tercederai hanya karena adanya perbedaan. Kita berharap siapapun yang tinggal dan datang ke Makassar akan merasa tenang, tenteram dan damai,” kata Abdul Rachmat Noer. (win)

---------
Baca juga:

Makassar Harus Dinakhodai Figur yang Cinta Seni 
 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama