Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

Blog Archive

Food

3/Food/feat-list

Music

4/Music/grid-big

Nature

3/Nature/grid-small

Fashion

3/Fashion/grid-small

Text Widget

Contact Form

PEDOMAN KARYA

Sports

3/Sports/col-left

Technology

3/Technology/col-right

Pages

Recent in Sports

3/Sports/post-list

Random Posts

3/random/post-list

Subscribe Us

Business

Business/feat-big
PEDOMAN KARYA

Recent Posts

Education/hot-posts

Sosok

» » » » » » Kepincuk atau Kepincut


Asnawin Aminuddin 12:00 AM 0


Saya agak kaget membaca judul etalase sebuah harian. Judulnya: "KEPINCUK MURAL". Saya kaget, karena setahu saya, kata yang sering dipakai yaitu "kepincut", bukan "kepincuk.'







----
PEDOMAN KARYA
Selasa, 21 April 2020


BAHASA JURNALISTIK

 

Kepincuk atau Kepincut

 


Saya agak kaget membaca judul etalase sebuah harian. Judulnya: "KEPINCUK MURAL". Saya kaget, karena setahu saya, kata yang sering dipakai yaitu "kepincut", bukan "kepincuk.'

Saya kemudian mencoba membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring Kemdikbud RI, dan ternyata memang benar dua-duanya.

Kata "kepincuk" diartikan jatuh cinta; kepincut. Contoh kalimatnya: "Ia tidak dapat menjelaskan mengapa ia sampai kepincuk kepada gadis itu."

Di sisi lain, "kepincut" diartikan sebagai terpincut, dengan contoh kalimat: "Entah karena apa, ia sampai kepincut kepada gadis panggung itu."

Kata terpincut, diartikan tertarik hatinya; jatuh cinta.

Berarti dua-duanya boleh dipakai, kepincuk atau kepincut, meskipun selama ini saya tidak pernah membaca kata "kepincuk."

Ah, saya jadi semakin kepincut kepada Bahasa Indonesia. (Asnawin Aminuddin)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply