“Ternyata ada tong bagusna kalau jagoki berbohong,” kata Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ saat ngopi siang menjelang lohor.
“Apa seng bagusna? Ingatki’, bohong itu dosa,” kata Daeng Tompo’.
“Orang yang jago berbohong itu berbakat jadi anggota dewan, jadi bupati, jadi walikota, jadi gubernur, bahkan berbakat jadi presiden,” kata Daeng Nappa’.
-------
PEDOMAN KARYA
Ahad, 15 Agustus 2021
Obrolan Daeng Tompo’ dan Daeng Nappa’:
Ternyata Ada tong Bagusnya Kalau Jagoki Berbohong
“Ternyata ada tong bagusnya kalau jagoki berbohong,” kata Daeng Nappa’ kepada Daeng Tompo’ saat ngopi siang menjelang lohor.
“Apa seng bagusnya? Ingatki’,
bohong itu dosa,” kata Daeng Tompo’.
“Orang yang jago
berbohong itu berbakat jadi anggota dewan, jadi bupati, jadi walikota, jadi gubernur,
bahkan berbakat jadi presiden,” kata Daeng Nappa’.
“Maksud ta’?” tanya Daeng
Tompo’.
“Waktu mereka kampanye,
banyak janji-janjinya, jadi banyak orang yang senang, banyak orang yang pilihki,
akhirnya mereka terpilih jadi anggota dewan, jadi bupati, jadi walikota, jadi
gubernur, bahkan jadi presiden,” papar Daeng Nappa’.
“Terus kenapaki’ bilang
jago berbohong?” tanya Daeng Tompo’.
“Buktinya, tidak semua
janji-janjinya napenuhi setelah terpilihmi. Waktu kampanye, dia bilang mau
perbaiki jalan di wilayah A, tapi setelah terpilih jadi bupati, tidak naperbaikiji,”
kata Daeng Nappa’.
“Ya, ya, ya,” kata Daeng
Tompo’.
“Ada juga bupati yang
waktu kampanye berjanji akan menciptakan sekian banyak lapangan kerja baru,
tapi setelah dia duduk jadi bupati, ternyata pengangguran malah semakin
banyak,” tutur Daeng Nappa’.
“Bahayana. Berani sekali
berjanji, padahal belum tentu bisa nawujudkan janji-janjina,” kata Daeng Tompo’.
“Itumi makanya saya tidak
mau jadi anggota dewan, apalagi mau jadi bupati, karena tidak beranika saya
berjanji,” kata Daeng Nappa’ sambil tersenyum.
“Kalau kita’, bukanji soal
janji-janji, tapi karena memang tidak ada uangta’ untuk berkampanye,” kata
Daeng Tompo’ sambil tertawa dan keduanya pun tertawa-tawa. (asnawin)
Ahad, 15 Agustus 2021
------
Tahun Baru Hijriah Hari Ini, tapi Liburnya Besokpi
