Select Menu

Favourite

Liputan Utama

Aneka Berita

» » » » » » Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Diingatkan Masa Lalu di Makassar


Pedoman Karya 7:51 PM 0

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir (ketiga dari kiri) bersama istri, yang juga mantan Ketua Umum PP Aisyiyah, Dr Noordjannah Djohantini (kedua dari kiri) foto bersama Sekretaris Aisyiyah Sulsel Dr Hidayah Quraisy (paling kiri), Wakil Ketua PP Muhammadiyah Prof Irwan Akib (ketiga dari kanan), Wakil Ketua Muhammadiyah Sulsel Dr HM Syaiful Saleh (kedua dari kanan), dan Plh Rektor Unismuh Prof Andi Sukri Syamsuri, pada Silaturrahim bersama warga Muhammadiyah Sulawesi Selatan, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Ahad, 15 Januari 2023. (Foto: Haerul / Humas Unismuh Makassar)

 


------

PEDOMAN KARYA

Senin, 16 Januari 2023

 

SIAPA - MENGAPA

 

 

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Diingatkan Masa Lalu di Makassar

 

 

Acara yang dihadiri sejatinya Silaturrahim bersama warga Muhammadiyah Sulawesi Selatan, di Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Unismuh Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Ahad, 15 Januari 2023.

Namun Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Haedar Nashir bersama istri, yang juga mantan Ketua Umum PP Aisyiyah, Dr Noordjannah Djohantini, justru dibawa bernostalgia ke masa lalu saat keduanya masih berstatus pemuda dan pemudi, saat keduanya belum menikah, dan saat keduanya berada di Makassar puluhan tahun silam.

Nostalgia masa lalu itu diingatkan kembali oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Dr HM Syaiful Saleh.

Sekitar 38 tahun lalu, tepatnya pada tahun 1985, Haedar Nashir dan Noordjannah Djohantini hadir di Makassar sebagai pengurus Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk mengikuti seminar perkaderan.

“Pak Haedar hadir sebagai Wakil Ketua I PP IPM, sedangkan Ibu Noordjannah sebagai Ketua Bidang di PP IPM. Saya saat itu jadi Ketua Pimpinan Daerah IPM Makassar,” ungkap Syaiful.

Mendengar cerita masa lalu itu, para hadirin pun tersenyum dan menunggu kelanjutan ceritanya.

“Ternyata tidak lama setelah balik dari Makassar, Haedar dan Noordjannah berjodoh, dan menikah pada awal 1987,” kata Syaiful yang langsung membuat para hadiri tertawa dan sebagian langsung bertepuk-tangan.

Nostalgia berikutnya, Haedar Nashir dan Noordjannah Djohantini bersamaan terpilih sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Ketua Umum PP Aisyiyah, pada Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar tahun 2015.

Haedar terpilih pertama kali, periode 2015-2020, sedangkan Noordjannah terpilih dua periode berturut-turut.

“Pada tahun 2015, Pak Haedar terpilih sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah untuk pertama kali, sedangkan Ibu Noordjannah terpilih sebagai Ketua Umum Aisyiyah untuk kedua kali,” ungkap Syaiful.

Saat diberikan kesempatan menyampaikan ceramah, Haedar Nashir langsung menimpali Syaiful. Ia mengaku terpancing membahas kenangan.

“Pertama kali saya ke Makassar tahun 1984, menghadiri Musywil IPM di Sinjai. Sejak itu saya punya kesan, bahwa warga Muhammadiyah di Sulsel punya fanatisme yang luar biasa,” ungkap Haedar sambil tersenyum. (asnawin)


«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply