Pagi Menabrak Becak, Siang Ditabrak Saat Naik Becak

MENABRAK BECAK. Suatu hari sekitar tahun 2000-an, saya naik taxi dari kantor di Jalan Arief Rate Makassar ke salah satu kampus di Makassar untuk meliput sebuah acara. Saat melewari Jalan Veteran dari arah Jl Sungai Saddang ke Jl Sungai Saddang Baru, tiba-tiba taxi yang saya tumpangi menabrak becak.

 

------

PEDOMAN KARYA

Selasa, 26 Maret 2024

 

Pengalaman Spiritual:

 

Pagi Menabrak Becak, Siang Ditabrak Saat Naik Becak

 

Suatu hari sekitar tahun 2000-an, saya naik taxi dari kantor di Jalan Arief Rate Makassar ke salah satu kampus di Makassar untuk meliput sebuah acara. Saat melewari Jalan Veteran dari arah Jl Sungai Saddang ke Jl Sungai Saddang Baru, tiba-tiba taxi yang saya tumpangi menabrak becak.

Becak yang ditabrak hanya terdorong ke depan dan tukang becaknya tetap duduk di atas sadel, tapi ia memalingkan wajahnya ke arah kami dengan pandangan marah tanpa berkata-kata.

“Tidak apa-apa ji kayaknya Pak, janganmaki’ turun, minta maafmaki’ saja, buru-buruka belah,” kata saya kepada sopir taxi.

Dari mimik wajahnya, bapak tukang becak kelihatan kecewa dan tetap tanpa kata-kata. Kejadiannya kira-kira pukul 10.00 Wita.

Siangnya saat pulang dari kampus, saya naik becak untuk menghemat biaya transport kembali ke kantor.

Tiba-tiba becak yang saya tumpangi ditabrak sepeda motor dari arah belakang dan saya terlempar keluar dari becak lalu jatuh terguling di jalan raya.

Saya langsung beristigfar, memohon ampun kepada Allah. Saya sadar ini peringatan langsung dari Alllah. Saya sangat menyesal tidak turun dari taxi untuk minta maaf kepada tukang becak yang ditabrak beberapa jam sebelumnya. (asnawin)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama