Fakultas Hukum Unismuh Makassar dan FH UM Pontianak Tandatangani MoA

KERJASAMA. Rektor Unismuh Makassar Prof Ambo Asse (ketiga dari kiri) dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pontianak, Dr Anshari Dimyati SH MH (kedua dari kanan) memegang Surat Perjanjian Kerjasama (MoA), di Kampus Unismuh, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Selasa, 02 April 2024. (Foto: Humas Unismuh Makassar)

 

------

Selasa, 02 April 2024

 

Fakultas Hukum Unismuh Makassar dan FH UM Pontianak Tandatangani MoA

 

MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Program Studi Hukum Bisnis, Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu dengan menghadirkan Dr Anshari Dimyati SH MH (Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pontianak yang juga Wakil Sekretaris Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di Kampus Unismuh, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Selasa, 02 April 2024.

Kegiatan Kuliah Tamu ini dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) atau nota kesepahaman antara Fakultas Hukum Unismuh Makassar dan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pontianak, Kalimantan Barat.

Kuliah tamu mengusung tema “Perkembangan Pendidikan Hukum dan HAM: Tantangan Mencetak Penegak Hukum di Indonesia”. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Unismuh Makassar Prof Ambo Asse, Ketua Program Studi Hukum Bisnis Fakultas Hukum Unismuh, Auliah Andika Rukman SH MH, Ketua Lembaga Pengembangan Bahasa, Kerjasama dan Urusan Internasional (LPBKUI) Maharida SPd MPd, Ketua Majelis Hukum dan HAM PWM Sulsel HM Riady Jufri SH, serta dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum Unismuh Makassar.

Dalam sambutannya, Rektor Unismuh Makassar Prof. Ambo Asse menyampaikan harapannya agar tindak lanjut dari MoA ini dapat dijalankan dan terjalin kolaborasi dalam bidang pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya akreditasi unggul yang diraih Unismuh Makassar sebagai bukti disiplin dan amanah dalam menjalankan tugasnya.

“Akreditasi unggul menjadikan kita disiplin dan amanah. Artinya, pekerjaan yang selama ini tidak bisa dikerjakan oleh perguruan tinggi lain, seperti kegiatan Pelatihan dan Penyamaan Persepsi dan Seleksi Asesor Beban Kerja Dosen (BKD) dapat terlaksana di Unismuh Makassar. Hal ini tidak mungkin terjadi tanpa capaian akreditasi unggul,” kata Ambo Asse.

Anshari Dimyati dalam kuliah tamunya menyampaikan pentingnya mengedepankan etika dan nilai-nilai moral dalam pendidikan dan penegakan hukum di Indonesia.

Ia berharap kerjasama antara FH Unismuh Makassar dan FH UM Pontianak dapat terus berkembang di masa depan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sivitas akademika Unismuh Makassar dan UM Pontianak dalam meningkatkan kualitas pendidikan hukum dan mencetak penegak hukum yang berintegritas di Indonesia. (hs)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama