-----
Sabtu, 18 Oktober 2025
Irwan Akib Jadi
Titik Temu Penguatan Kerja Sama Unismuh Makassar – UAD Yogyakarta
YOGYAKARTA, (PEDOMAN KARYA). Usai
agenda benchmarking di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, rombongan Lembaga
Penerimaan Mahasiswa Baru (LPMB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melanjutkan
kunjungan silaturrahim kepada Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD Yogyakarta,
Prof. Irwan Akib, Jumat, 17 Oktober 2025.
Pertemuan berlangsung hangat di Ruang
Rapat BPH UAD, Kampus 1B UAD, Jalan Kapas, Kota Yogyakarta.
Kunjungan yang dipimpin Wakil Rektor II
Unismuh Dr Ihyani Malik ini, bukan sekadar agenda tambahan, melainkan momentum
penting, reuni pemikiran antara Unismuh dan sosok yang pernah menjadi Rektor
Unismuh Makassar tersebut.
Bagi delegasi Unismuh, Irwan Akib bukan
hanya Ketua BPH UAD, melainkan juga tokoh panutan yang pernah meletakkan dasar
penguatan kelembagaan di kampus Unismuh Makassar.
“Silaturrahim ini sangat berharga. Prof.
Irwan adalah sosok penting dalam perjalanan Unismuh. Kami ingin menyerap banyak
pelajaran dari pengalaman beliau di UAD,” ujar Ihyani Malik.
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Irwan
menyambut delegasi Unismuh dengan keakraban. Ia menyampaikan pentingnya
jejaring Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) sebagai kekuatan
kolektif untuk membangun mutu pendidikan tinggi nasional.
“Sesama PTMA tidak boleh jalan
sendiri-sendiri. Kita kuat kalau kita saling menopang. Benchmarking ini langkah
bagus dan silaturrahim seperti ini memperkuat ruh persaudaraan kita,” kata
Irwan.
Ia juga membagikan pengalamannya dalam
mengelola perguruan tinggi, baik saat memimpin Unismuh Makassar maupun saat ini
di UAD Yogyakarta. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan tinggi kini bukan
lagi sekadar membangun infrastruktur, melainkan membangun tata kelola modern,
adaptif, dan kolaboratif.
Dari segi strategi, kata Irwan, sistem PMB
UAD dan Unismuh memiliki banyak kesamaan. Ia memberi apresiasi khusus karena
sejak lama, Unismuh telah mendirikan lembaga khusus yang menangani PMB.
Khusus terkait inovasi PMB, Irwan
mencetuskan gagasan agar Unismuh menyiapkan mobil “Tes PMB Keliling”. Mobil itu
akan keliling sekolah, untuk melakukan tes bagi calon mahasiswa baru. Hal ini
tujuan untuk memudahkan siswa melakukan prosesi ujian masuk Unismuh.
“Tentu hal ini juga akan mendekatkan
Unismuh dengan siswa. Mobil itu sekadar keliling saja, sudah promosi luar biasa
bagi kampus,” ujar Irwan.
Titik Temu Penguatan Kampus
Selain berbincang tentang dinamika UAD dan
Unismuh, pertemuan tersebut juga membahas potensi kolaborasi lebih luas,
termasuk di bidang pengembangan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat
lintas kampus Muhammadiyah.
Pertemuan ini menjadi penutup rangkaian
kunjungan delegasi Unismuh Makassar ke UAD. Sebelumnya, rombongan telah
mengikuti paparan strategi penerimaan mahasiswa baru (PMB) dan tata kelola
akademik berbasis digital di ruang sidang Fakultas Teknologi Industri.
Menurut Ketua Lembaga PMB Unismuh, Dr
Muhammad Akhir, silaturrahim dengan Ketua BPH UAD bukan hanya momen nostalgia,
tetapi bagian dari strategi memperluas jejaring akademik Unismuh di lingkungan
PTMA.
“Prof. Irwan adalah jembatan penting. Pengalaman beliau menjadi inspirasi bagi kami untuk melangkah lebih terarah. Ini bukan hanya tentang belajar sistem, tapi juga membangun semangat kolektif,” ujar Akhir. (zak)
