![]() |
| Kami adalah mawar yang bermetamorfosis / Dengan batang-batang tua yang mekar di istana. (int) |
------
PEDOMAN KARYA
Rabu, 15 Oktober 2025
PUISI
Mawar, Duri Dalam
Sejarah
Karya: Rusdin Tompo
Orang mengingat kami sebagai
mawar
Duri dalam sejarah
Terang surya memperjelas
runcingnya
Kelopak-kelopak kami pernah
menaburi nama-nama aktivis
Mereka disebut hilang
Berbilang tahun tanpa jejak
pusara
Ketika prahara negeri
berpusing
Dan kami berderap
Atas titah komando
Demi Ibu Pertiwi kami berjaga
Entah untuk penguasa entah
siapa
Cerita belum berakhir
Kami memang sempat diberi
stempel
Semacam noda yang dicatatkan
dalam buku lupa
Namun bagai bunga di jamban
Kami dipelihara
Bahkan kini diberi pita
lencana
Rupanya lintasan waktu
membalik nasib baik
Kami adalah mawar yang
bermetamorfosis
Dengan batang-batang tua yang
mekar di istana.
Gowa, 15 Oktober 2025
…..
Penulis Rusdin Tompo,
kelahiran Ambon, 03 Agustus 1968, Adalah pegiat literasi, penulis dan editor
buku. Telah menerbitkan beberapa buku kumpulan puisi. Ia bergiat di Komunitas
Puisi (KoPi) Makassar, dan merupakan Koordinator Perkumpulan Penulis Indonesia
SATUPENA Provinsi Sulawesi Selatan.
